Penuhi Panggilan KPK, Kadinkes Lampung yang Flexing Tutupi Wajah Pakai Majalah

Gaya Kadinkes Lampung di KPK

Reihana tiba di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, sekitar pukul 08.15 WIB, Senin (8/5/2023). Dia kemudian duduk di lobi Gedung KPK bersama seorang pria. Reihana kemudian terlihat menutupi wajahnya dengan majalah. Majalah itu merupakan edisi 2013.

PORTALMEDIA.ID  - Kepala Dinas Kesehatan Lampung, Reihana, tiba di KPK untuk memenuhi klarifikasi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Reihana menutupi wajahnya dengan majalah saat berada di lobi KPK.

Reihana tiba di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, sekitar pukul 08.15 WIB, Senin (8/5/2023). Dia kemudian duduk di lobi Gedung KPK bersama seorang pria.

Reihana kemudian terlihat menutupi wajahnya dengan majalah. Majalah itu merupakan edisi 2013.

Baca Juga : KPK Siapkan Perluasan Desa Antikorupsi 2026 di 12 Provinsi, Sulsel Targetkan 21 Desa

Hal itu diketahui pada salah satu halaman di majalah tersebut. Dalam salah satu halaman itu, tampak informasi mengenai acara perayaan menuju tahun 2014.

"Dancing All Night Long to 2014. Let's dance till drop on December 31st 2013 starts from 7 PM," demikian isi salah satu halaman majalah yang dibaca Reihana.

Jubir Bidang Pencegahan KPK Ipi Maryati mengatakan Reihana akan menjalani klarifikasi LHKPN di KPK.

Baca Juga : Dua Kepala Daerah Terjaring OTT KPK, Pernah Diendorse Jokowi

"Betul itu. Yang bersangkutan sudah datang di Gedung Merah Putih KPK," kata Ipi.

KPK Nilai Harta Reihana Janggal

KPK sebelumnya telah mempelajari mengenai data kekayaan Reihana. Analisis awal KPK menilai ada yang janggal dari kekayaan Kadinkes Lampung tersebut.

Baca Juga : KPK Tak Lagi Tampilkan Tersangka dalam Konferensi Pers, Ikuti KUHAP Baru

"Analisis awal sih kecil bener ya (kekayaan Reihana)," kata Pahala dilansir dari detik.

Menurut KPK, nilai kekayaan yang dilaporkan Reihana dalam LHKPN tidak sesuai profilnya. Pahala mengatakan Tim Direktorat LHKPN KPK masih menelusuri asal kekayaan Reihana lewat data perbankan.

"KPK lagi tunggu data perbankan dan lain-lain. Jadi masih di-review dulu data-datanya sebelum diputuskan akan diklarifikasi," tutur Pahala.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru