Keluarga Bayi Salah Suntik di RS Wahidin Kembalikan Uang Tanda Belasungkawa Dirut
"Saya tidak mengharapkan uang, kayak seperti nyawa bisa dibeli"
PORTAL MEDIA, ID. MAKASSAR- Keluarga bayi berusia satu bulan yang meninggal karena salah suntik di RS DR Wahidin Sudirohusodo, mengembalikan sejumlah uang duka cita yang diberikan oleh Direktur Utama (Dirum), Syafri K Arif.
Uang yang tidak diketahui pasti jumlahnya itu dikembalikan pihak keluarga saat pertemuan dalam rangka mediasi antara keluarga dan pihak RS itu digelar di ruang rapat lantai 5 RS Wahidin Sudirohusodo Makassar, Selasa 26 Juli 2022.
Dalam pertemuan itu turut hadir anggota DPR RI Komisi IX, Aliyah Mustika Ilham, PLT Kadis Kesehatan Sulsel, Arman Bausat, dan Direktur Utama (Dirum) RS Wahidin Sudirohusodo, Syafri K Arif beserta para jajarannya.
Baca Juga : Raker APEKSI Komwil VI: Aliyah Mustika Ilham Dorong Pengurangan Sampah dari Sumbernya
Keluarga bayi yang bernama Danendra Atharprazaka Nirwan itu diwakili oleh sang Kakek Mansyur, dan ditemani sejumlah kerabatnya yang berjumlah tiga orang.
"Dari kemarin kita kesini tapi tidak bisa ditemui. Kami mungkin agak lebih enak kalau mungkin langsung mungkin Dirut ke rumah. Kurang enak juga kalau diwakili tidak enak ke keluarga," kata Syaril Akbar salah seorang keluarga korban.
Syahrir mengaku, pihak keluarga besar sangat mengharapkan kedatangan pihak direksi rumah sakit ke rumah duka. Sementara tak ada satupun dari pihak RS yang mewakili.
Tak selang lama, pihak keluarga Danendra mengeluargan segepok uang tunai yang terbungkus rapi menggunakan kantong plastik warna putih. Uang itu pun diserahkan kembali pihak keluarga ke pihak RS Wahidin Sudirohusodo.
"Saya tidak mengharapkan uang, kayak seperti nyawa bisa dibeli tidak enak rasanya. Jadi saya kembalikan. Yang datang juga ke rumah membawa uang ini setelah pergi lalu menghungi kami tentang nominal uang," ungkap Kakek Danendra, Mansyur.
Dirum RS Wahidin Sudirohusodo, Syafri K Arif menyampaikan permohonan maaf dan turut berbelasungkawa atas berpulangnya Danendra.
Baca Juga : Upacara Harlah Pancasila di Karebosi, Wali Kota Makassar Tekankan Inklusi dan Harmoni Sosial
"Saya minta maaf sebesar-besarnya atas kejadian yang menimpa ananda almarhum Danendra. Mohon maaf juga kepada pihak keluarga dan masyarakat Sulsel atas kejadian ini. Semantara kita bersama Direktur Medik untuk mencari prosedur apa yang tidak berjalan," katanya.
Dirum RS Wahidin Sudirohusodo pun menjawab mengapa dirinya tidak sempat mengunjungi kediaman Danendra. Alasannya karena mengikuti kegiatan pelatihan kepemimpinan di Jakarta.
Diakhir pertemuan anggota DPR RI Komisi IX, Aliyah Mustika Ilham menegaskan bahwa dalam waktu dekat dirinya bersama pihak RS bakal menuruti permintaan pihak keluarga untuk datang ke kediaman Danendra.
Baca Juga : Dukung Wellness Tourism, Aliyah Mustika Ilham Hadiri Grand Opening HIGAR CPI
"InsyaAllah kita akan berkunjung ke rumah bapak bersama direksi-direksi RS, tapi untuk waktunya belum kita pastikan karna banyak kegiatan yang padat, tapi pasti kita datang," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News