CGP Bantu Tangani Masalah Air Bersih di Makassar
CGP melaksanakan webinar untuk membahas masalah dan solusi krisis air bersih di Makassar.
PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Celebes Green Project (CGP) menggelar webinar ketiga untuk membahas masalah air bersih di Kota Makassar.
CGP yang tergabung dalam Tim 9 untuk pilot project di Kota Makassar mengangkat tema diskusi tentang "Solusi Alternatif Penyaringan Air Bersih dan Pengolahan Air Limbah untuk Rumah Tangga".
Team Leader Program P3PD, Kalla Manta mengatakan pembangunan sarana penyedia air bersih, selain masalah di lahan, juga harus hati-hati dalam penentuan titik air yang bisa dikonsumsi dan harus melalui uji lab.
Baca Juga : Makassar Berkibar Raih Prestasi, 10 Sekolah Sabet Penghargaan Adiwiyata 2025
" Makanya saat melakukan pengerjaan, diperlukan pengawasan internal dan eksternal. Meski sering tidak maksimal, terkait dengan puskesmas kesehatan dan juga hal-hal lain," ucapnya.
Program Manager Celebes Green Project, Indah Arifah Febriany mengatakan berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi dari pelatihan tersebut, didapatkan
beberapa data yang memungkinkan dilakukan eksplorasi lebih lanjut sehingga menghadirkan hal tersebut dalam bentuk Webinar
Baca Juga : Kota Makassar Resmi Naik Kelas, Raih Penghargaan Swasti Saba Wiwerda 2025
"Webinar ketiga ini merupakan rangkaian terakhir dari kegiatan CGP yang tergabung dalam Tim 9 untuk pilot project di Kota Makassar," tuturnya
Ini juga hasil monitoring dan evaluasi dari training penggunaan air yang tepat Berharap kegiatan ini bisa memberikan informasi dan tambahan ilmu atas permasalahan air di tengah masyarakat.
Dosen Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin, Dr. Eng. Ir. Rita Tahir Lopa, menjelaskan menciptakan air bersih dapat dilakukan dengan cara memanfaatkan air hujan.
Baca Juga : Distaru Makassar Meriahkan Jalan Sehat HUT Kota Makassar ke-418
"Tidak harus menumpu pada dana yang besar, berkolaborasi dengan masyarakat untuk menciptakan air bersih 100%. Dapat memanen air hujan," Ungkap Rita Tahir.
Menurutnya memanen air hujan untuk konsumsi, diperlukan beberapa proses pengolahan untuk mendapatkan standar baku air bersih.
Kendati demikian, penyedia air bersih sering mendapatkan tantangan terhadap penyedia lahan dan penentuan titik air.
Baca Juga : Duka Warga Tallo dan Pai, Bosowa Peduli Hadir Bawa Bantuan Pangan dan Material Bangunan
Urban Sanitation Specialist USAID IUWASH Tangguh, Selviana Hehanussa ikut menjelaskan disetiap kabupaten ada peraturan daerah dalam pengolahan air limbah domestik dan ini harus diikuti.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News