Pemkot Makassar Gelar Job Fair, Siapkan 2.100 Lowongan Kerja
Adapun formasi yang disiapkan oleh 50 perusahaan yaitu 2.100 formasi
PORTALMEDIA.ID,MAKASSAR- Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar akan kembali menggelar Job Fair di Phinis Point dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-78. Sebanyak 50 perusahaan terkonfirmasi akan mencari talenta-talenta baru.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Makassar, Nielma Palamba menjelaskan 50 perusahan yang join pada Job Fair kali ini terdiri dari berbagai sektor seperti retail, konsultan, perbankan, perhotel, dan masih banyak lagi.
“Agenda rutin Disnaker, biasanya dua kali dalam setahun digelar. tentunya punya moment tersendiri, pertama adalah HUT RI dan HUT kota Makassar. Kita mengambil moment moment itu yang akan kami laksanakan pada tanggal 21-22 agustus,” ucap Nielma.
Baca Juga : Pencari Kerja Lebih Memilih Bekerja di Luar Maros, Job Fair Sepi Peminat
Lanjut Nielma, Adapun formasi yang disiapkan oleh 50 perusahaan yaitu 2.100 formasi, angka ini menunjukkan adanya peningkatan formasi dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya sekitar 1000-an formasi.
“Kami selalu melakukan evaluasi dengan melihat apa-apa saja yang kurang dari tahun tahun sebelumnya. apa yang harus diperbaiki dan seterusnya,” ujar Nielma, Selasa (8/8/2023).
Melihat serapan tahun lalu mencapai 75 persen yang dilihat dari informasi berdasarkan data jumlah pendaftar, khusus tahun ini Disnaker Makassar membuat aplikasi khusus agar perusahaan dapat melaporkan secara real time dan rinci dengan menyertakan nama, nik, alamat, dan job yang di daftar.
Baca Juga : Ratusan Loker Tersedia di Job Fair Maros, Berikut Daftar Perusahaan Buka Lowongan
“Jadi 50 perusahaan itu nantinya dilihat tiap masing-masing perusahaan berapa yang mereka serap, tahun ini saya tantang mereka memberikan data yang lebih detail. itulah hasil evaluasi kita agar betul-betul kita sesuai dengan visi misi pak wali kota yakni peluang usaha dan bisnis di Kota Makassar semakin besar sehingga kita berharap peluang-peluang kerja untuk warga kota semakin besar dalam rangka menurunkan angka pengangguran terbuka.” pungkas Nielma.
Nielma menjelaskan pekerjaan yang ada bukan hanya disektor formal, tapi juga disektor informal seperti berwirausaha, memiliki usaha sendiri, di mana bisa menjadi bos di usaha sendiri, tidak berada dibawah tekanan untuk mencapai target dan pihaknya juga mengajak anak-anak muda, para startup, pelaku UMKM untuk bekerja dalam sektor informal untuk memajukan Kota Makassar.
“Disnaker dalam hal mengemban visi pertama dan misi kedua. visi pertama itu 10 ribu skill training gratis, yang mana kita ketahui bahwa diampuh oleh 8 dinas dan leading disini adalah Disnaker,” ungkap Nielma.
Baca Juga : Pemkab Maros Gelar Job Fair Pekan Depan, Buka Lowongan Penyandang Disabilitas
Kemudian misinya terkait dengan penciptaan 100 ribu lokus usaha dan bisnis baru, Pemkot berharap dengan adanya skill yang diberikan ke masyarakat akan terdapat multi player effect, ketika sudah diberikan skill dan skill yang mereka terima itu bisa berjalan, maka kami berharap ada multi player effect dari usaha itu. Dari satu usaha bisa menciptakan 10 peluang usaha yang lain.
“Kami Disnaker Makassar sudah bisa menghitung jenis pekerjaan sekaligus berapa peluang-peluang usaha yang bisa muncul tiap pekerjaan itu, seperti ada analisis jabatan, analisis beban kerja dan seterusnya, dari situ kita bisa menghitung. Kita punya fungsional pengantar kerja, mereka tenaga fungsional bisa menghitung jumlah daripada peluang peluang usaha dari setiap usaha yang ada,” tutup Nielma.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News