Musda Kesthuri di Makassar Bakal Cetak Pemimpin Baru

ist

Kegiatan tersebut dilakukan untuk mencetak regenerasi sebagai bentuk penguatan dan evaluasi organisasi.

 

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR -Kesatuan Tour Travel Haji Umrah Republik Indonesia (Kesthuri) menggelar Musyawarah Daerah (Musda) di Hotel Four Point Makasar pada Sabtu (12/8).

Kegiatan tersebut dilakukan untuk mencetak regenerasi sebagai bentuk penguatan dan evaluasi organisasi.

Saat ditemui awak media, Ketua Umum DPP Kesthuri, Azrul Azis Taba, menyampaikan bentuk pelaksanaan Musda tersebut.

"Yah, kalau Musda kami tidak muluk-muluk. Palingan penggantian ketua. Soalnya ketua sebelumnya kan sudah menjabat tiga periode dan sekarang sudah mengemban amanah baru sebagai sekjen," jelasnya.

Tak sekedar Musda, Azrul juga menyampaikan soal masa depan industri haji dan umrah. Saat ini katanya, Arab Saudi telah melakukan banyak perubah dan mau tidak mau pemerintah Indonesia harus menggodok kebijakan baru yang dapat mendukung layanan haji dan umrah menjadi lebih baik.

Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Sulsel, Iqbal Ismail, mengatakan jika pelaksanaan Musda IV menunjukkan organisasi ini berjalan baik.

"Jangan sebatas berujung bisnis, tapi harus ada dimensi ibadah dan sosialnya. Ya karena ini kan yang dilayani adalah tamu-tamu Allah SWT," harap Iqbal.

Ketua DPD Kesthuri Sulsel, Usman Jasad, yang sudah tiga periode memimpin organisasi dipastikan tidak lagi mencalonkan diri.

Terlebih, Ujas-sapaan akrabnya, kini memikul amanah yang lebih besar sebagai Sekretaris Jenderal DPP Kesthuri.

"Tidak terasa ini sampai di penghujung periode ketiga saya. Tidak mungkin lagi terpilih, karena saya sudah ditetapkan sebagai Sekjen DPP Kesthuri. Ya, ini momen regenerasi di DPD Kesthuri Sulsel. Kita mengharapkan tampil kader muda dan wajah baru," kata dia.

Soal kandidat ketua baru, Ujas enggan menyebut nama. Yang pasti, ketua baru harus memenuhi sejumlah kriteria. Di antaranya yakni figur yang mau meluangkan waktu untuk memikirkan pengembangan dan kemajuan organisasi dan bersedia mengesampingkan ego travel pribadinya, karena harus fokus pada organisasi.

Menurut Ujas, Kesthuri Sulsel sendiri telah memiliki modal kuat untuk terus berkembang. Toh, anggotanya rata-rata sudah mandiri. Mampu memberangkatkan jemaahnya secara sendiri-sendiri, tidak harus melalui konsorsium.

"Kesthuri sudah kuat, punya nama dan jaringan kemana-mana," kata Ujas, sembari menyebut hal itu yang melandasi pihaknya mengambil tema 'Memperkokoh Kemandirian dan Kesejahteraan Anggota Kesthuri'.

Ketua Panitia Musda IV Kesthuri, Muhammad Ramli, menyampaikan persiapan hingga pelaksanaan kegiatan berjalan lancar. Semua berkat kerja sama dan kerja keras serta dukungan berbagai pihak.

Ia juga menyampaikan anggaran Musda ditanggung oleh DPP Kesthuri, yang juga mengagendakan Mukernas pada 13-14 Agustus.

Anggota Komisi VIII DPR RI, Samsu Niang, berharap Musda Kesthuri berjalan sukses dan terpilih ketua baru yang mampu melanjutkan kepemimpinan Ujas.

Didorongnya pula agar Kesthuri maupun organisasi haji dan umrah lainnya tidak segan memberikan saran maupun kritik seputar ibadah haji dan umrah.

"Semoga Musda berjalan baik dan terpilih ketua yang lebih visioner. Asosiasi haji dan travel ini ujung tombak, makanya kami harapkan sering memberikan masukan soal perkembangan perhajian," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru