PORTALMEDIA.ID, GOWA - Saat ini, masyarakat Gowa semakin dimudahkan dengan hunian komersil yang ada di Grand Pangeran City.
Lokasi strategis hunian ini berada tepat di poros Hertasning atau masuk dalam Pao-pao. Soft Launching telah dilakukan, Minggu, 20 Agustus 2023.
Hunian beken ini siap memantik konsumen degan konsep design Scandinavian dengan aspek keindahan, aesthetic modern dan kenyamanan hunian.
Baca Juga : Awal Pemerintahan Prabowo, KPR Subsidi Tersalurkan ke 93.484 Unit
Menurut CEO PT An Nahl Berkah Utama, Usman Saleh, project ini kolaborasi antara PT An nahl dan Butta Mamminasata. Disini bakal dibangun 30 unit rumah, terdiri dari dua tipe bangunan, yakni tipe 50 dan 70 masing-masing memiliki dua lantai.
Ia menjelaskan jika masing-masing memiliki luas tanah 6×13, namun untuk tipe 70 ada kelebihan tanah dibagian depan. Kemudian terdiri dati 3 kamar tidur dan dua kamar mandi. Sementara tipe 50 terdiri 2 kamar dan dua kamar mandi.
"Jadi dari 30 unit ini sudah ada yang booking sebanyak 16 unit, sisanya ini juga ada 50 user yang datang melihat di softlaunching," ucapnya.
Baca Juga : Pemerintah Gratiskan Tiga Pungutan untuk Beli Rumah, Proses Perizinan Dipercepat
Selain perumahan ada juga fasilitas umum taman dan taman bermain anak yang bakal dibangun di dalamnya.
Kepala Dinas Perumahan Permukiman Kabupaten Gowa, Abdullah Sirajuddin mengatakan salah satu investasi di Kabupaten Gowa saat ini adalah pembangunan perumahan.
Peluang 20 sampai 30 tahun kedepan Kabupaten Gowa menjadi wilayah yang bisa menyiapkan investasi kebutuhan, atau perumahan.
Baca Juga : Disperkimtan Sulsel Launching Program Sertifikasi Pengembang Perumahan
"Kehadiran perumahan Grand Pangeran City
diharap bisa menjadi manfaat baik bagi user maupun warga sekitar perumahan. Apalagi lokasinya sangat strategis," ucapnya.
Lurah Tombolo, Agustaman mengatakan beberapa waktu lalu Bupati Gowa memyampaikan jika 40 persen dari warga adalah pendatang yang bermukim di kabupaten Gowa.
Baca Juga : Gaji Maksimal Rp8 Juta Buat Kredit Rumah Pakai Tapera
Mereka betul-betul hanya datang atau kembali di Gowa hanya pada saat mereka mau tidur. Selebihnya mereka membelanjakan uangnya di kota Makassar.
"Hadirnya perumahan ini menjawab satu tantangan upaya menggerakkan perekonomian nyata di Gowa," ucapnya.
Agustaman melihat ini merupakan hunian komersil ke 17 di wilayahnya, lalu menyumbang 22,7 persen dari luasan kelurahan tombolo.
Baca Juga : SMF Telah Salurkan Rp103,75 Triliun Sejak 2005
"Kami berharap konsepnya yang go green atau memperhatikan keseimbangan lingkungan seperti keseimbangan air. Apalagi ketika memasuki musim penghujan diharap ada saluran pembungan dibuat.
Ketua Kadin Gowa, Ardiansyah Arsyad mengatakan pembangunan perumahan ini merupakan potensi pergerakan ekonomi lahir pengembangan usaha yang bisa meningkatkan rasio pengusaha.
"Jadi disini warga dan pengbang aktif bersinergi dan berkolaborasi secara langsung," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News