0%
Senin, 25 September 2023 18:43

Peringati Hari Tani Nasional, Massa Aksi di Makassar Sebut Jokowi Hanya Beri Ilusi ke Petani

Editor : Rahma
Ist
Ist

Sekitar 300 massa dari berbagai organisasi yang tergabung dalam aksi demonstrasi tersebut.

PORTALMEDIA.ID,MAKASSAR- Aliansi Protes Rakyat Indonesia (PRI) Sulsel memperingati Hari Tani Nasional (HTN) 2023, dengan memggelar aksi massa di Fly Over Makassar, Senin (25/9/2023).

Sekitar 300 massa dari berbagai organisasi yang tergabung dalam aksi demonstrasi tersebut.

Koordinator aksi, Supianto dala orasinya mengatakan, selama dua periode Joko Widodo menjadi presiden, pemerintahannya hanya memberi ilusi kepada petani. Pemerintahan Jokowi kata dia terus menghujani rakyat dengan berbagai regulasi dan kebijakannya yang semakin menyengsarakan kaum tani, dan masyarakat luas pedesaan.

Baca Juga : PSI Bakal Pilih Ketum Baru, Jokowi Daftar?

"Dalam periode kedua pemerintahannya, seluruh program ilusif Nawacitanya, tidak terbukti sanggup memperbaiki penghidupan kaum tani dan rakyat secara luas. Penghidupan masyarakat terus mengalami kemerosotan, utamanya masyarakat yang tinggal di pedesaan,"ungkapnya.

Program reforma agraria yang telah diluncurkan sebagai salah satu program paling popular dalam seluruh paket Nawacita Jokowi, menurutnya telah menjadi program yang secara terbuka menipu kaum tani dan masyarakat luas pedesaan, dan telah menjadi skema legal yang semakin melestarikan perampasan dan monopoli tanah.

" Reforma agraria palsu Jokowi telah membuka syarat dan fasilitas konsolidasi tanah yang semakin luas untuk berbagai proyek rakus tanah atas nama Pembangunan. Semakin diperkuat dengan regulasi populernya saat ini, yaitu Omnibus law. Jokowi telah semakin leluasa menfasilitasi pergerakan modal kapitalis-kapitalis besar asing memonopoli tanah dan mengeruk sumberdaya alam di tanah Indonesia.” Tegas Ijul sapaan akrabnya.

Baca Juga : Prabowo dan Megawati Akhirnya Bertemu, Ini Respons Jokowi

Dia kemudian menambahkan bahwa penjarahan atas sumber daya alam tidak lepas dari pelayanan eksklusif dari rezim atas oligarki.

“Penjarahan sumberdaya alam melalui proyek-proyek perkebunan, pertambangan dan energi, pembangunan infrastruktur secara massif, bahkan program pangan, semuanya sekaligus sebagai fasilitas untuk menggerakkan dan membiakkan kapital para pemodal besar (kapitalis) yang terus menumpuk,"jelasnya lagi.

Dipantau langsung dari lapangan, massa aksi PRI Sulsel memasang spanduk raksasa didepan pintu utama DPRD Provinsi Sulsel. Ini juga sebagai simbol bahwa gedung DPRD Sulsel di segel oleh rakyat dan semakin tidak mendapatkan kepercayaan dari rakyat.

Baca Juga : Eko Patrio: PAN Seribu Persen Buka Pintu bagi Jokowi

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar