PORTALMEDIA.ID,MAKASSAR - Sejak hilang kontak di Eropa, rumah pribadi Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) di kawasan komplek Bumi Permata Hijau (BPH), Jalan Sultan Alauddin, Kota Makassar, Sulsel, dijaga ketat pihak kepolisian, Rabu (4/10/2023) siang.
Untuk diketahui, keberadaan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo tengah menjadi misteri usai hilang kontak di Eropa.
Kabar ini kian mengejutkan publik lantaran Syahrul sedang menjadi sorotan usai rumah dinasnya digeledah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan korupsi di lingkungan Kementerian Pertanian (Kementan).
Baca Juga : KPK Siapkan Perluasan Desa Antikorupsi 2026 di 12 Provinsi, Sulsel Targetkan 21 Desa
Di Eropa, politikus Partai Nasdem ini bersama rombongan Kementan sempat berkunjung ke Roma, Italia, dan mampir ke Spanyol. Dalam kunjungan inilah Syahrul hilang kontak usai berpisah dari rombongan.
Mantan Gubernur Sulawesi Selatan itu seharusnya terbang meninggalkan Eropa pada 30 September 2023 dan tiba di Tanah Air pada 1 Oktober 2023.
Sementara di Makassar, dua personel bersenjata lengkap dari Polrestabes Makassar berjaga di depan rumah C1 Nomor 1 sekitar pukul 14.55 Wita. Dua mobil kijang Innova berwarna hitam dan silver terparkir rapi tepat di depan rumah Syahrul. Tak lama sekitar pukul 15:30 Wita, dua pria berpakaian serba hitam keluar dari rumah mewah tersebut.
Baca Juga : Dua Kepala Daerah Terjaring OTT KPK, Pernah Diendorse Jokowi
Mereka keluar dengan membawa sebuah koper besar berwarna coklat. Koper itu dimasukkan ke bagasi mobil lalu pergi meninggalkan lokasi. Tidak diketahui persis tujuan sejumlah personel bersenjata lengkap itu di kediaman SYL.
Sementara menurut keterangan warga setempat yakni Asri membenarkan bahwa aparat kepolisian bersenjata lengkap sudah berada di kediaman Syahrul sejak pagi tadi.
"Jam 08:00 Wita, tadi memang ada polisi disitu, tidak tau juga apa mereka bikin," kata Asri yang tinggal tidak jauh dari lokasi.
Baca Juga : KPK Tak Lagi Tampilkan Tersangka dalam Konferensi Pers, Ikuti KUHAP Baru
Menurut Asri, selama Syahrul menjadi Mentan dirinya baru melihat kehadiran polisi di kediaman mewah berlantai dua itu.
"Baru memang ada polisi, sebelumnya tidak pernah ada, sepi memang itu, kayak jarang ada tinggali," ungkapnya singkat.
Terpisah, warga lain yakni Ikmal menyebut bahwa selama Syahrul menjabat sebagai Mentan, rumah mewahnya itu hanya dihuni oleh asisten rumah tangga (ART).
Baca Juga : DPR Apresiasi Langkah KPK Kembalikan Uang Rampasan Kasus Taspen
"Selama jadi Menteri tidak pernah mi pak SYL datang ke sini. Yang tinggal di sini asisten rumah tangganya, satu keluarga. Cuma saya tidak tau persis berapa orang di dalam," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News