PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, membeberkan defisit APBD Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel sebesar Rp1,5 triliun. Ia bahkan menyebut Pemprov Sulsel dalam kondisi bangkrut, dan mengibaratkannya sebagai kapal yang sudah hampir tenggelam.
"Kita defisit Rp1,5 triliun. Daerah kita ini bangkrut. Angka yang kita bahas selama ini fiktif, uangnya tidak ada. Lucunya, DPRD ikut mensahkan," ungkap Bahtiar pada Sidang Paripurna dengan DPRD Provinsi Sulsel, Rabu, 11 Oktober 2023.
Bahtiar mengungkapkan, selama ini terdapat kekeliruan pada perencanaan anggaran. Dimana, jumlah anggaran tidak sesuai dengan perencanaan belanja di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Sulsel.
Baca Juga : Kemendagri Usulkan Revisi Aturan agar Partai Politik Bisa Dirikan Badan Usaha
Menurutnya, selama ini ada ketidakjujuran dalam menyusun dan merencanakan anggaran. Utang Pemprov Sulsel kepada pemerintah kabupaten kota bahkan mencapai Rp820 miliar, berupa Dana Bagi Hasil (DBH).
"DBH Rp820 miliar diklaim sebagai uang Pemprov. Lalu diubah menjadi kegiatan di PU, Dinas Pendidikan, lelang kegiatan. Ini jelas-jelas tidak ada uangnya. Terus yang bayar siapa," bebernya.
Bahtiar mengatakan, salah satu cara untuk menyelamatkan kapal yang hampir karam ini, adalah menghentikan sementara seluruh kegiatan, dan fokus untuk membayar utang.
Baca Juga : Huadi Group Berhasil Serap 85% Tenaga Kerja Lokal Bantaeng
"Ibaratkan kapal, saya hari ini membawa kapal yang sudah mau tenggelam. Pilihannya dua, saya biarkan tenggelam atau saya ambil upaya penyelamatan. Sebagai orang Bugis Makassar, ketika saya mengambil tanggung jawab sebagai gubernur, saya tidak akan lari dari tanggung jawab. Maka, saya ambil upaya penyelamatan," tegasnya.
Ia mengaku telah menghentikan semua belanja, kecuali gaji.
"Saya sudah hentikan semua belanja, hanya belanja gaji saja. Yang saya sampaikan hari ini, sudah saya sampaikan secara tertulis kepada Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia dan Inspektorat," pungkasnya.
Baca Juga : Utang Dinas SDA dan Tata Ruang Sulsel Tembus Rp300 Miliar
Untuk itu, Pj Gubernur Sulsel mengajak seluruh pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Sulsel agar memulai dengan arah pemerintahan yang baik dan benar berdasarkan aturan yang berlaku. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News