0%
Senin, 06 November 2023 18:56

Mahasiswa di Makassar Gelar Teatrikal di Jalan, Gambarkan Kondisi Perempuan dan Anak di Palestina

Penulis : Aldy
Editor : Rahma
Ist
Ist

Ada juga beberapa mahasiswi dengan pakaian serba hitam yang tengah menari dan menangis diantara mereka.

PORTAL MEDIA. ID, MAKASSAR- Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni dan Budaya Talas Unismuh Makassar menggelar aksi teatrikal dan pembacaan puisi merespon konflik Palestina dan Israel di jalur Gaza.

Dalam teatrikalnya di bilangan Jalan Sultan Alauddin, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), pada Senin (6/11/2023) siang, mahasiswa ini menggambarkan kondisi ketertindasan yang dialami perempuan dan anak akibat konflik di Palestina.

Dari pantauan, nampak dua mahasiswa yang mewarnai badan mereka dengan tema bendera Palestina dan Israel. Ada juga potongan semangka yang disimpan di tengah jalan.

Baca Juga : Sembilan Pernyataan Sikap, MUI Serukan Perkuat Solidaritas Palestina

Mahasiswa yang menggambarkan bendera Palestina tampak duduk, namun ada rantai yang diikat di lehernya dan dipegang mahasiswa lain dengan gambar bendera Israel.

Ada juga beberapa mahasiswi dengan pakaian serba hitam yang tengah menari dan menangis diantara mereka.

Ketua Umum UKM Seni dan Budaya Talas Suandi mengatakan, teatrikal yang dilakukan guna mengambarkan penindasan kaum zionis terhadap perempuan dan anak di Palestina.

Baca Juga : Pembelaan Prabowo ke Palestina Jadikan RI Target Operasi Senyap

"Teatrikal tadi bermakna penindasan Israel terhadap warga sipil Palestina. Tarian kontem yang dilakukan salah satu peserta bermakna, warga Palestina yang hidup damai dan sejahtera tetapi setelah pendudukan Israel mereka hidup dalam kesengsaraan," jelas Suandi.

Mereka sengaja menggunakan pakaian serba hitam guna menunjukkan suasana duka mendalam akibat konflik berkepanjangan itu.

"Gerakan-gerakan yang di lakukan sejumlah perserta bermakna kekerasan tentara Israel terhadap warga Palestina. Adapun kain yang di bentuk, bermakna anak bayi yang hidup dalam penindasan," ungkapnya.

Baca Juga : Lima Negara Barat Resmi Akui Palestina, Israel Makin Murka

Teatrikal itu ditutup dengan pembacaan puisi yang bermakna tentang kecaman kekerasan yang dilakukan oleh Israel.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer