PORTALMEDIA.ID -- Kantor Berita Nasional Lebanon (NNA) melaporkan, sebuah pesawat tak berawak atau drone Israel pada Sabtu (11/11/2023) menyerang sebuah kendaraan jauh di dalam wilayah Lebanon.
Ini merupakan kali pertama serangan Israel mengenai obyek yang berada jauh di dalam wilayah Lebanon.
Baca Juga : Hampir 1.100 Bayi Tewas Akibat Serangan Israel di Gaza Sejak 2023
Sebelumnya, sejak perang Hamas-Israel pecah, pertempuran terbatas di daerah perbatasan.
"Sebuah pesawat tak berawak musuh menargetkan sebuah truk pick-up di sebuah lahan pertanian di daerah Zahrani di pesisir Lebanon," lapor NNA.
Zahrani diketahui berada sekitar 45 kilometer dari perbatasan Israel.
Baca Juga : Hamas akan ke Mesir Bahas Gencatan Senjata dengan Israel
NNA tidak melaporkan adanya korban jiwa.
Perbatasan antara kedua negara telah menyaksikan baku tembak setiap hari, terutama antara gerakan Hezbollah Lebanon yang didukung Iran dan Israel, sejak perang Hamas-Israel pecah pada 7 Oktober.
Serangan pada Sabtu merupakan serangan terdalam Israel ke wilayah Lebanon sejak permusuhan terbaru dimulai.
Baca Juga : ICC Keluarkan Surat Perintah Tangkap Benjamin Netanyahu
Serangan ini juga terjadi beberapa jam sebelum pemimpin Hezbollah Hassan Nasrallah dijadwalkan untuk menyampaikan pidato di televisi pada pukul 15.00 waktu setempat (13.00 GMT atau 20.00 WIB).
Dilaporkan AFP, tentara Lebanon mencegah para jurnalis untuk mendekati daerah tersebut, yang berada di dekat pembangkit listrik Zahrani, salah satu fasilitas energi Lebanon yang sedang sakit.
NNA melaporkan serangan Israel terhadap daerah-daerah di dekat perbatasan pada hari Sabtu, sementara koresponden AFP di Israel utara melaporkan adanya tembakan roket yang masuk setelah sirene serangan udara berbunyi.
Baca Juga : 14 Truk Bantuan PBB Ditembaki di Gaza, Makanan Habis Dicuri
Hezbollah mengatakan mereka melakukan dua serangan lintas batas terhadap pasukan Israel pada hari Sabtu, dan mengeklaim bahwa serangan-serangan tersebut menyebabkan jatuhnya korban.
Hezbollah sebelumnya mengatakan pada Jumat (10/11/2023), bahwa tembakan Israel telah menewaskan tujuh pejuangnya, tanpa menyebutkan di mana atau kapan mereka tewas.
Kemudian mereka merilis beberapa pernyataan yang mengklaim serangan di Israel utara dekat perbatasan, termasuk tiga serangan pesawat tak berawak, salah satunya terhadap sebuah barak tentara Israel.
Baca Juga : Demi Foto di Dekat Perbatasan Lebanon, 20 Tentara Israel Mati dan Terluka
Juru bicara militer Israel Daniel Hagari mengatakan bahwa pasukan Israel "melakukan serangan besar-besaran di bagian utara" sebagai tanggapan atas tiga "penyusupan" pesawat tak berawak.
Sedikitnya 90 orang telah tewas di pihak Lebanon dalam pertempuran lintas batas sejak bulan lalu, menurut penghitungan AFP, sebagian besar dari mereka adalah petempur Hezbollah.
Enam tentara dan dua warga sipil tewas di pihak Israel.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News