0%
Jumat, 17 November 2023 09:33

3.600 Orang Lebih Hilang di Bawah Puing-puing Bangunun di Jalur Gaza, 1.770 di Antaranya Anak-Anak

Editor : Azis Kuba
3.600 Orang Lebih Hilang di Bawah Puing-puing Bangunun di Jalur Gaza, 1.770 di Antaranya Anak-Anak
ist

Jumlah orang hilang warga Palestina di Gaza yang masih berada di bawah puing-puing bangunan mencapai 3.640 orang, 1.770 di antaranya adalah anak-anak.

 

PORTALMEDIA.ID — Otoritas wilayah di Gaza mengatakan bahwa lebih dari 3.600 warga Palestina di Jalur Gaza masih hilang setelah serangan Israel. 

Menurut laporan, jumlah orang hilang warga Palestina di Gaza yang masih berada di bawah puing-puing bangunan mencapai 3.640 orang, 1.770 di antaranya adalah anak-anak.

Baca Juga : 80 Ribu Tentara Israel Alami Gangguan Jiwa Akibat Agresi di Jalur Gaza

Otoritas di Gaza juga menyampaikan informasi terbaru bahwa hingga saat ini total 11.500 orang tewas di wilayah tersebut. 

Jumlah korban tewas di Gaza tersebut sudah termasuk 4.710 anak-anak dan 3.160 wanita, sejak dimulainya eskalasi 7 Oktober 2023. Selain itu, pihak berwenang di Gaza Palestina juga sebelumnya melaporkan bahwa setidaknya 200 pekerja medis telah terbunuh di Jalur Gaza. 

Menurut laporan yang tercatat, bahwa korban tewas tersebut termasuk dokter, perawat dan paramedis yang bekerja di Jalur Gaza. 

Baca Juga : Sembilan Pernyataan Sikap, MUI Serukan Perkuat Solidaritas Palestina

Pihak berwenang di Gaza juga melaporkan bahwa sebanyak 25 rumah sakit dan 52 layanan kesehatan telah dihentikan operasinya akibat pemboman besar-besaran Israel di daerah tersebut. 

Sementara itu, sebanyak 55 kendaraan ambulans yang beroperasi di Jalur Gaza juga terkena tembakan dan bom Israel.

Melansir TASS, rumah sakit telah menjadi sasaran serangan Israel karena mengklaim Hamas bersembunyi di bawah tanah rumah sakit di Gaza. 

Baca Juga : Pembelaan Prabowo ke Palestina Jadikan RI Target Operasi Senyap

Salah satu rumah sakit yang saat ini menjadi sasaran militer Israel adalah rumah sakit Al-Shifa, yang sudah dikepung selama beberapa hari terakhir. 

Semua orang yang masuk dan keluar masuk rumah sakit Al-Shifa akan ditembak, dan seluruh rumah sakit dikepung oleh tank-tank militer Israel, bahkan ambulans tidak diperbolehkan untuk melintas. 

Seperti diketahui, ketegangan kembali berkobar di Timur Tengah setelah militan dari kelompok radikal Palestina Hamas yang berbasis di Jalur Gaza melancarkan serangan mendadak ke wilayah Israel pada 7 Oktober 2023.

Baca Juga : Lima Negara Barat Resmi Akui Palestina, Israel Makin Murka

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer