0%
Senin, 04 Desember 2023 08:38

Waspada! Ini 7 Penyakit yang Mudah Menyerang Tubuh Saat Banjir

Editor : Redaksi
Waspada! Ini 7 Penyakit yang Mudah Menyerang Tubuh Saat Banjir
ist

Banjir merupakan lingkungan yang baik untuk bakteri dan virus berkembang biak sekaligus sarana penularan pada manusia.

Portalmedia.id -- Banjir mulai melanda sejumlah wilayah di Indonesia. Banjir juga jadi media penularan terhadap beberapa penyakit. Penyakit apa saja yang harus diwaspadai saat banjir melanda?

Di Ibukota, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan ada 69 RT terendam banjir. Puluhan RT berada di Jakarta Selatan hingga Jakarta Timur dengan ketinggian beragam.

Selain kerugian material, banjir juga berpotensi membawa masalah terhadap kesehatan. Banjir merupakan lingkungan yang baik untuk bakteri dan virus berkembang biak sekaligus sarana penularan pada manusia.

Baca Juga : Mahasiswa Unhas Gagas "Megapolis Water Sensitive" untuk Atasi Krisis Air dan Banjir Perkotaan

Berikut penyakit yang perlu diwaspadai selama banjir:

1. Leptospirosis

Leptospirosis disebabkan air banjir yang bercampur kotoran tikus atau hewan lain. Gejala leptospirosis antara lain, tubuh menggigil, batuk, diare, sakit kepala tiba-tiba, demam, nyeri otot, hilang nafsu makan, mata merah, mual-muntah, dan timbul ruam pada kulit.

Baca Juga : Pasca Banjir, Bupati Uji Nurdin Gerak Cepat Kerahkan Tim Bersihkan Sungai Garegea

2. Diare dan demam tifoid

Situasi banjir otomatis membuat kondisi kebersihan minim. Makanan dan minuman berisiko terkontaminasi bakteri dan bisa memicu diare dan demam tifoid pada siapa pun yang mengonsumsinya.

3. Demam berdarah dengue (DBD)

Baca Juga : Prof Fadjry Djufry Kunjungi Korban Banjir di Maros, Siapkan Bantuan Benih untuk Petani Jika Terjadi Puso

Ilustrasi. Salah satu penyakit yang harus diwaspadai selama banjir adalah DBD. (Pixabay/skeeze)

DBD umum terjadi di musim hujan. Hujan mendatangkan genangan air yang jadi tempat nyamuk berkembang biak.

4. Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA)

Baca Juga : Tinjau Lokasi Banjir di Maros, Irfan AB Minta Solusi Konkret dari Pemerintah

Udara dingin campur air berbau tak sedap selama banjir akan memicu ISPA. Gejala umumnya berupa batuk, bersin, dan demam. Warga terdampak banjir yang daya tubuhnya menurun rentan tertular ISPA.

5. Asam lambung

Bantuan datang kadang tidak tepat waktu sehingga korban banjir harus menunda makan. Pun ketika makanan datang, bisa jadi kurang memenuhi kebutuhan gizi. Penyakit asam lambung rentan dialami korban banjir.

Baca Juga : Tinjau Lokasi Banjir di Makassar, Prof Fadjry Djufry Harap Ada Solusi Permanen untuk Warga Terdampak

6. Flu dan demam

Ilustrasi. Salah satu penyakit yang harus diwaspadai selama banjir adalah demam dan flu. (iStockphoto/evrim ertik)

Flu dan demam umum dialami selama musim penghujan. Terlebih saat banjir, tubuh terus-menerus terpapar air dan udara dingin.

7. Infeksi kulit

Air banjir yang keruh sudah terkontaminasi aneka bakteri dan virus. Saat kulit terpapar air banjir, ada risiko infeksi atau masalah kulit. Infeksi mudah timbul pada kulit terbuka atau luka.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar