0%
Selasa, 05 Desember 2023 09:13

TKN Prabowo Detailkan Program Makan Siang Gratis, Capai 82,9 Juta Penerima

Editor : Azis Kuba
TKN Prabowo Detailkan Program Makan Siang Gratis, Capai 82,9 Juta Penerima
ist

Perhitungan ini dengan asumsi program langsung dimulai pada 2024 mendatang.

PORTALMEDIA.ID -- Tim kampanye calon Presiden Prabowo Subianto menjabarkan program makan siang gratis yang ditawarkan dan menjadi unggulan jika memenangkan Pemilu mendatang. 

Budisatrio Djiwandono, Ketua Tim Komunikasi Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran perkirakan program makan siang gratis akan diterima 82,9 juta orang pada 2029. Perhitungan ini dengan asumsi program langsung dimulai pada 2024 mendatang. 

“Dalam hitungan kami, target 82,9 juta penerima manfaat program ini baru bisa tercapai pada 2029. Jadi kami punya waktu untuk menyiapkan anggarannya, baik dari efisiensi, peningkatan penerimaan anggaran, ataupun sumber lainnya,” kata Budisatrio, Senin (4/12/2023). 

Baca Juga : Jokowi Tegaskan Prabowo-Gibran Menang Sah, Tanggapi Santai Desakan Purnawirawan

Selanjutnya Budisatrio menjabarkan sumber anggaran kebutuhan program makan siang gratis capres-cawapres nomor urut 2 itu. Menurutnya akan ada pos anggaran baru yang dialokasikan untuk program makan siang gratis tersebut. 

Dia menyebutkan, makan siang gratis berbeda dari program bansos yang sudah ada. Dengan pos anggaran baru ini maka tidak ada penghapusan program kesejahteraan yang sudah berjalan untuk program makan siang gratis.

“Jika Pak Prabowo terpilih pada 2024, tidak serta merta akan ada penganggaran yang besar pada tahun 2025. Semua akan dilakukan secara bertahap. Ada skala prioritas,” kata dia.

Baca Juga : Program Cek Kesehatan Gratis Masuki Tahap Finalisasi, Sosialisasi Dimulai Desember 2024

Keponakan Prabowo ini melanjutkan semua kebijakan pemerintahan sebelumnya yang bermanfaat bagi masyarakat kembali dilanjutkan oleh pasangan Prabowo-Gibran.

“Komitmen Prabowo-Gibran sebagai satu-satunya paslon yang mengusung keberlanjutan pembangunan sangat jelas. Semua kebijakan pemerintah yang sudah ada dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat; seperti KIP, KIS, Bansos, PKH, akan kita lanjutkan. Bahkan kedepannya ditambah lagi dengan Program Makan Siang Gratis,” ujar Budisatrio.

Di samping itu, Budisatrio menilai, program ini memiliki efek domino positif dalam sisi ekonomi karena pasokan untuk program ini berasal dari UMKM-UMKM setempat.

Baca Juga : Prabowo-Gibran Resmi Jadi Presiden dan Wakil Presiden 2024-2029

“Sementara gizi untuk ibu hamil dan anak berumur dibawah 1.000 hari akan meringankan beban dan kekhawatiran para Ibu terhadap kecukupan gizi anak yang mereka cintai. Ini baru manfaat langsung, sementara manfaat jangka panjangnya akan lebih banyak lagi,” katanya.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira melihat implikasi dari terganggunya anggaran prioritas hingga infrastruktur, malah akan berujung pada tambahan penerbitan utang dari program makan siang gratis ini. 

“Khawatir dari ongkos makan siang gratis akan beralih kepada pembiayaan utang, dan penerbitan utang, bisa mengakibatkan tekanan pada APBN dan naiknya pajak masyarakat, dan juga mengganggu pertumbuhan ekonomi, padahal target kan tinggi,” ujarnya kepada Bisnis, Minggu (3/12/2023). 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer