Dengan alasan gaya kepemimpinan dan sikap Ganjar yang mencerminkan akhlak yang baik ini, Asriady mengaku siap menggandeng ulama dan seluruh lapisan masyarakat guna menyongsong Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Dengan harapan, Ganjar bisa mewadahi pendidikan gratis bagi da'i, ustadz dan ulama se-Sulawesi Selatan.
"InsyaAllah nantinya dengan bersama Pak Ganjar, kualitas SDM bagi teman-teman da'i, ustadz dan ulama bisa meningkat di Sulawesi Selatan. Semoga pak Ganjar selalu Istiqomah dan mempertahankan nilai-nilai kearifan nilai kebaikan yang selama ini sudah digalakkan," kata Asriady.
Bukan Deklarasi Kelembagaan
Asriady menambahkan, deklarasi hari ini tidak hadir secara kelembagaan. Dan hingga hari ini, belum ada deklarasi resmi dari sisi organisasi islam seperti NU, Muhammadiyah dan lainnya.
Baca Juga : Sulsel Raih Provinsi Terbaik Pertama di Indeks Pembangunan Ketenagakerjaan 2025
"Secara kelembagaan belum ada deklarasi pasti, jadi hanya meminta teman-teman bagi ulama dan kiai yang ingin bergabung, diajak dan akhirnya alhamdulliah bisa terkumpul sampai hari ini," paparnya.
Sejumlah ulama yang turut hadir di antaranya; KH. Andi Muhammad Nawawi selaku Tokoh Ulama Sulsel sekaligus memimpin istighosah kali ini, dan Ustadz Tezar dari Lembaga Dakwah Ikhwan Makassar. Ada juga Ustadz Muhammad Rusli selaku Da'i Muda Indonesia dan Koordinator Pimpinan pusat Ikatan Dai Muda Indonesia (IDMI), dan Ustadz Usman selaku Da'i Muda Lembaga Dakwah Attaufiq.
Selain itu, Ustadz Rahmadi pengurus MUI Kecamatan Rapucini, Kota Makassar, Ustadz Kusniadin selaku Qori' Nasional asal Makassar, Ustadz Irwan dari Tim Zikir Ropocini, Kota Makassar, Kiai Nandar Trijaya selaku Pengasuh Pondok Pesantren Al Ikhlas Sulawesi Selatan, serta Ustadz Muh. Saleh sebagai Da'i Muda Al Misriyah Sulawesi Selatan ikut mendoakan dan mendukung Ganjar Presiden 2024.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News