PORTALMEDIA.ID- Menteri kesehatan Budi Sadikin mengungkapkan peningkatan kasus infeksi COVID-19 di Indonesia masih dalam level yang terkendali. Hingga kini, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terus melakukan pemantauan terhadap penyebaran Covid-19 di berbagai daerag.

"Secara nasional (kasus COVID-19 -red) sudah 200-an per hari ini," kata dia dikutip di Suara.com, Minggu (17/12/2023).
Menurut Budi, salah satu faktor yang menjadi pemicu peningkatan kasus infeksi Covid-19 adalah pancaroba, yaitu perubahan musim dari kemarau ke hujan. Perubahan ini menyebabkan daya tahan tubuh masyarakat Indonesia harus beradaptasi dengan cuaca dan lebih rentan terhadap serangan virus.
Baca Juga : Kasus Covid-19 Saat Ini Terendah Sejak Dua Tahun Terakhir
Menkes menambahkan, dalam sehari tercatat sekitar 200 kasus baru infeksi Covid-19 di Indonesia. Di DKI Jakarta sendiri, jumlah kasus baru per hari rata-rata sekitar 44 orang.
Meskipun demikian, Budi mengungkapkan bahwa Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah memberikan panduan tingkatan penyebaran Covid-19 selama musim hujan. Pada level 1, diperkirakan penyebaran infeksi baru Covid-19 mencapai 4000 hingga 5000 jiwa dalam satu hari.
Sementara level 2 ditetapkan ketika kasus infeksi Covid-19 mencapai 5000 jiwa atau lebih dan terus mengalami peningkatan hingga mencapai angka tertinggi.
Baca Juga : Bisnis Mulai Bergairah, PHRI Sulsel Sebut Sektor Perhotelan Kembali Was-was
Budi menjelaskan bahwa Covid-19 EG 5 yang saat ini terdeteksi merupakan sub-varian dari Omicron dan memiliki tingkat kematian yang sangat rendah. Dia menegaskan bahwa jika seseorang tidak memiliki penyakit bawaan tetapi terpapar Covid-19 sub-varian EG 5, kemungkinan untuk menyebabkan kematian sangat kecil.
Menkes berharap, kalangan dengan risiko tinggi, komorbid, lansia, atau aktif sering bepergian ke luar negeri agar lebih berhati-hati dan melakukan vaksin booster COVID-19.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
