PORTAL MEDIA. ID, MAKASSAR- Kampus Universitas Islam Makassar (UIM) di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) diserang puluhan orang tidak dikenal (OTK) Senin (25/12/2023) dini hari.
Sejumlah ruangan di Fakultas Teknik (FT) UIM rusak parah akibat penyerangan tersebut. Termasuk ruangan sekretariat mahasiswa dibuat porak-poranda.
Ketua BEM FT UIM Astullah Jaya mengatakan, peristiwa penyerangan itu terjadi saat mahasiswa dari FT UIM sedang melakukan rapat.
Baca Juga : Sinergi Pemkot dan Polri Jadi Kunci, Aliyah Mustika Ilham Hadiri Upacara Hari Bhayangkara ke-80
"Di tengah-tengah musyawarah ini tiba-tiba ada yang mulai memancing. Ada beberapa kali keliling fakultas gas-gas (geber-geber) motor, cuma tidak digubris," kata Astullah Senin malam.
Tak lama setelah para OTK itu menggeber-geber motornya. Mereka pun langsung melakukan penyerangan terhadap mahasiswa yang sementara melakukan rapat.
"Tidak lama kemudian ikut massanya dari belakang, langsung menyerang tiba-tiba. Sempat bertahan teman-teman, tapi kan kita perhitungan bukan persiapan konflik, sementara musyawarah. Jadi bertahan paling melindungi Fakultas," ucapnya.
Baca Juga : Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Pemkot Makassar dan Polrestabes Hadirkan Layanan Publik Gratis
Astullah memperkirakan bahwa para OTK yang menyerang tersebut mencapai sekitar 50 an orang dan menggunakan penutup muka.
"Yang menyerang, kalau yang saya perhatikan banyak, ada sekitar 40-50 orang, mereka jalan kaki. Kondisinya saat ini, fakultas itu kacanya sampai lantai tiga pecah. Sekret BEM hancur, rata habis dindingnya," ungkap Astullah.
Selain fasilitas kampus, OTK itu juga sempat melukai sejumlah mahasiswa. Pihak BEM FT pun kini sudah melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian.
Baca Juga : Atasi Geng Motor, Munafri Instruksikan Pos Kamling Kembali Aktif
"Korban, ada beberapa orang kena batu dan ada juga yang sempat diparangi belakangnya. Tapi cuma berbekas belakangnya tidak tembus, mungkin karena tebal jaket yang dia pakai," bebernya.
Sementara, Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Mokhammad Ngajib membenarkan perihal penyerangan di kampus UIM tersebut. Kata dia, pihaknya sementara melakukan penyelidikan.
"Laporan sudah diterima dan ditindak lanjuti olah TKP dan saat ini dalam proses penyelidikan, pemeriksaan saksi-saksi," kata Ngajib Senin malam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
