PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR -- Meskipun, aturan dalam bentuk Peraturan Pemerintah (PP) belum rampung, namun Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan kenaikan gaji aparatur sipil negara (ASN), termasuk Pegawai Negeri Sipil (PNS), TNI dan Polri, akan dimulai per Januari 2023.
Sri Mulyani mengungkapkan kenaikan gaji dan pensiun ASN akan tetap dibayar dan diperhitungkan sesuai dengan kesepakatan yang telah disampaikan Presiden.
"Insya Allah secepatnya, kalaupun lewat dari 1 Januari haknya tetap dibayarkan mulai 1 Januari. Kan 12 bulan gitu ya," ungkap Sri Mulyani di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, dikutip Rabu (03/01/2024).
Baca Juga : Berlaku Maret 2025, Inilah Jam Kerja PNS Selama Ramadhan 1446 H
Sri Mulyani menambahkan pihaknya tengah dalam proses perampungan peraturan pemerintah (PP) mengenai kenaikan gaji ASN dan pensiunan. ASN, TNI dan Polri menerima kenaikan 8% dan pensiunan 12%.
"ASN TNI Polri dan pensiunan seperti yang disampaikan bapak Presiden nanti kita sampaikan begitu RPP-nya selesai haknya tidak dikurangi mulainya 1 Januari," ujarnya.
Adapun, kenaikan gaji ASN telah ditetapkan dalam UU APBN 2023 yang disahkan September lalu. Sri Mulyani menyatakan telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 52 triliun."Total anggaran yang dibutuhkan adalah Rp 52 triliun," kata Sri Mulyani.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News