0%
Senin, 08 Januari 2024 21:50

Target Terbaik Nasional, TPAKD Sulsel Akan Dibentuk Hingga Desa dan Kelurahan

Editor : Dewa
Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin bersilaturahmi dengan jajaran Forkopimda Parepare, KPU dan Bawaslu Parepare, Camat, Lurah, Babinsa dan Babikantimas se-Kota Parepare, di Rujab Wali Kota Parepare, Senin, 8 Januari 2024.
Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin bersilaturahmi dengan jajaran Forkopimda Parepare, KPU dan Bawaslu Parepare, Camat, Lurah, Babinsa dan Babikantimas se-Kota Parepare, di Rujab Wali Kota Parepare, Senin, 8 Januari 2024.

Angka inflasi, kemiskinan ekstrem, pengangguran dan stunting di Kota Parepare sudah menurun. Saat ini, inflasi di Kota Parepare 2,22 persen.

PORTALMEDIA.ID, PAREPARE - Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, menargetkan, Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Sulsel harus menjadi TPAKD terbaik secara nasional. Karena itu, TPAKD harus dibentuk hingga tingkat desa dan kelurahan.

"Saya minta waktu dan kesabaran ta' semua, ada mandat satu lagi yang belum maksimal, itu namanya TPAKD agar dibentuk sampai kecamatan, desa, dan kelurahan. Saya mau TPAKD di Sulsel ini menjadi yang terbaik di seluruh Indonesia, agar bisa memperbaiki ekonomi masyarakat kita," kata Pj Gubernur Sulsel di hadapan jajaran Forkopimda Parepare, KPU dan Bawaslu Parepare, Camat, Lurah, Babinsa dan Babikantimas se-Kota Parepare, di Rujab Wali Kota Parepare, Senin, 8 Januari 2024.

Gerakan TPAKD ini, kata Bahtiar, harus dimaksimalkan melalui sektor pertanian, perikanan, dan peternakan. Hal tersebut diyakini sebagai solusi mengubah ekonomi masyarakat Sulsel, agar keluar dari kemiskinan ekstrem, stunting dan pengangguran.

Baca Juga : Pemprov Sulsel Optimistis Tuntaskan Sengketa Aset Lahan Daerah pada 2026

Sementara itu, Pj Wali Kota Parepare, Akbar Ali, menyampaikan, angka inflasi, kemiskinan ekstrem, pengangguran dan stunting di Kota Parepare sudah menurun. Saat ini, inflasi di Kota Parepare 2,22 persen.

"Ini berkat kerjasama antara Pemerintah Kota Parepare dengan seluruh stakeholder, termasuk para pedagang di pasar," katanya.

Akbar Ali berharap, ke depan tidak ada lagi inflasi yang disebabkan komoditi cabai. Pasalnya, sejak saat ini cabai sudah ditanam di berbagai lokasi, terutama untuk menghadapi Bulan Ramadan mendatang.

Baca Juga : Ratusan UMKM di Sulsel Dapat Bantuan Akhir Tahun dari Pemprov

"Kami terus melakukan penanaman cabai dari sekarang. InsyaAllah nanti pada saat bulan puasa sudah panen," pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer