PORTALMEDIA.ID, GAZA -- Dua jurnalis Palestina yang bekerja untuk Al Jazeera tewas dalam serangan Israel yang mengenai mobil mereka di Jalur Gaza. Al Jazeera yang berkantor di Qatar menuduh serangan Israel itu sebagai pembunuhan yang ditargetkan.
Seperti dilansir AFP, dua jurnalis yang tewas itu diidentifikasi sebagai Hamza Wael Dahdouh dan Mustafa Thuria, yang juga bekerja sebagai video stringer untuk kantor berita AFP dan sejumlah kantor berita lainnya. Disebutkan Al Jazeera bahwa keduanya tewas saat dalam perjalanan untuk melaksanakan tugas mereka di Jalur Gaza.
Satu jurnalis lainnya yang ikut dalam rombongan kedua jurnalis yang tewas, mengalami luka-luka akibat serangan yang sama. Jurnalis yang luka-luka itu diidentifikasi bernama Hazem Rajab, yang merupakan seorang jurnalis freelance.
Baca Juga : Presiden Prancis Desak Inggris Akui Kedaulatan Palestina
Kementerian Kesehatan Gaza, yang dikuasai Hamas, mengonfirmasi kematian dua jurnalis Palestina itu dan menyalahkan serangan Israel sebagai penyebabnya.
Sejumlah saksi mata menuturkan kepada AFP bahwa dua roket ditembakkan ke arah mobil yang ditumpangi para jurnalis Palestina itu. Salah satu roket dilaporkan jatuh di depan mobil, sedangkan satu roket lainnya mengenai Hamza yang duduk di sebelah pengemudi.
"Kami kemudian menemukan bagian tubuh (orang-orang yang ada di dalam mobil). Ambulans kemudian datang dan membawa orang-orang yang berada di dalam mobil," tutur salah satu saksi mata, yang menolak disebut namanya karena alasan keamanan, saat berbicara kepada AFP.
Baca Juga : Pakistan Peringatkan Soal Senjata Nuklir, Tegaskan Dukungan ke Iran Tanpa Ancam Israel
Komisi Perlindungan Jurnalis melaporkan sedikitnya 79 jurnalis dan profesional media, yang kebanyakan warga Palestina, tewas sejak perang berkecamuk di Jalur Gaza pada awal Oktober tahun lalu. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News