0%
Kamis, 11 Januari 2024 11:25

Kick Off Kampanye Intensif, Andi Amar Optimistis Tembus Senayan

Editor : Agung
KICK OFF. Caleg Senayan Andi Amar Maruf Sulaiman menggelar Kick Off Kampanye Intensif Amar2Indonesia di Hotel Claro Makassar, Kamis (11/01/2024) pagi.
KICK OFF. Caleg Senayan Andi Amar Maruf Sulaiman menggelar Kick Off Kampanye Intensif Amar2Indonesia di Hotel Claro Makassar, Kamis (11/01/2024) pagi.

Kampanye intensif yang dilakukan 30 hari terakhir masa kampanye Pemilu Legislatif 2024 merupakan bagian dari strategi Andi Amar untuk memuluskan jalannya menuju Senayan.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR -- Calon Legislator Partai Gerindra, Andi Amar Ma'ruf Sulaiman optimistis mampu mengamankan satu kursi DPR RI melalui Dapil II Sulsel pada Pileg 2024.

Andi Amar Ma'ruf bahkan menunjukkan keseriusannya menjadi legislator muda DPR RI asal Sulsel dengan menggelar Kick Off Kampanye Intensif Amar2Indonesia di Hotel Claro Makassar, Kamis (11/01/2024) pagi.

Kampanye intensif yang dilakukan 30 hari terakhir masa kampanye Pemilu Legislatif 2024 merupakan bagian dari strategi Andi Amar untuk memuluskan jalannya menuju Senayan.

Baca Juga : Anggota DPR Keluhkan Beban Biaya Kampanye, Usul Pemilu Setiap Dekade

Sejak Pemilu Legislatif dimulai pada 28 November lalu, Andi Amar langsung terjun menyambangi masyarakat di sembilan kabupaten di Dapil II Sulsel guna menampung aspirasi dan mengetahui lebih dalam isu serta problematik yang setiap kabupaten.

Meski terbilang muda bahkan baru pertama kali terjun ke dunia politik, upaya yang dilakukan Andi Amar pada fase pertama kampanye mendapatkan sambutan positif dari masyakarat. Hal positif tersebut kemudian akan lebih dimantapkan pada Kampanye Intensif.

"Pada Kampanye Intensif ini kami tidak lagi sekadar memetakan isu dan problem yang afa, kami juga menghadirkan gagasan dan solusi atas isu dan masalah tersebut, ucap Andi Amar Ma'ruf Sulaiman.

Baca Juga : Gugatan Ditolak MK, Ini Respons Lengkap Anies-Cak Imin

Sebagai anak muda, Andi Amar memahami tidak sedikit yang meragukan kapasitasnya untuk menjadi legislator. Tidak jarang keraguan itu hanya didasarkan pada stereotip terhadap Gen Z yang dianggap sebagai generasi yang memiliki banyak kelemahan. Dan kebetulan Andi Amar berada di kategori Gen Z tersebut.

"Saya sadar betul generasi saya, Gen Z banyak dipandang sebelah mata oleh generasi terdahulu. Namun pandangan itu muncul karena ada gap generation, di mana ada perbedaan nilai, keyakinan, dan pendapat di antara anggota generasi yang berbeda. Sehingga generasi terdahulu belum memahami apa kebutuhan dan problem yang dialami Gen Z," papar Andi Amar.

"Jarak antargenerasi itu yang coba saya jembatani. Sebagai Gen Z, saya paham betul apa kebutuhan generasi saya. Insyaallah, keberadaan saya di DPR RI akan membantu komunikasi antargenerasi terhubung dengan lebih baik," sambung Andi Amar.(#)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar