PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Syarifuddin Daeng Punna (Sadap) yang juga Ketua Relawan Laskar Prabowo 08 & Gibran Center sedang viral di media sosial atas aksinya bagi-bagi uang di Pantai Losari Makassar.
Sadap juga diketahu adalah kader Demokrat yang mencalonkan diri sebagai calon anggota legislatif (caleg) DPR RI untuk daerah pemilihan Sulawesi Selatan 1.
Kepada wartawan Sadap berdalih bagi-bagi uang itu sekadar sedekah bukan dalam rangka berkampanye.
Baca Juga : Jelang Pemilu, Demokrat Sulsel Perkuat Konsolidasi Internal Lewat Rakerda
"Yang menilai bahwa itu pelanggaran kan belum tentu tahu, cuma kulitnya saja. Itu saya bersedekah dan itu selalu saya lakukan," ujar Sadap kepada wartawan, Senin (5/2/2024).
Bahkan, Sadap mengaku menyampaikan kepada warga agar menghindari politik uang atau money politics. Pada saat bagi-bagi uang tersebut, Sadap juga mengaku tidak membawa alat peraga kampanye (APK).
"Saya tidak membawa alat peraga kampanye (apk) dan saya juga tidak sampaikan bahwa pilih saya. Saya sampaikan bahwa ingat, kalian jangan mau dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab, hindari money politik karena itu dosa besar," beber Sadap.
Baca Juga : Demokrat Makassar Siap Jalankan Instruksi DPP, Tunggu Penunjukan Plt Ketua
Dia membeberkan telah memberi tahu warga yang menerima uang tersebut bahwa kegiatan ini sekadar sedekah. Bukan dibagi karena butuh suara di pileg.
"Kalau ini uang yang saya kasih ke kamu adalah bagian dari sedekah, bukan karena saya caleg. Saya sampaikan jangan pilih saya kalau kau anggap ini money politik, kalian harus bersumpah karena tidak seperti itu (money politics)," jelasnya.
Dia mengaku sengaja membagi uang pada saat tengah malam agar bisa menyasar pengamen di jalanan. Meski masyarakat kurang mampu, tetap harus cerdas memilih sosok wakil rakyat dengan melihat rekam jejaknya.
Baca Juga : Jokowi Tegaskan Prabowo-Gibran Menang Sah, Tanggapi Santai Desakan Purnawirawan
"Soal caleg, kalian harus cerdas melihat sosok yang harus kamu dukung, kenal kepribadiannya, kenal keluarganya, kenal hubungan sosialnya, apa-apa saja yang pernah dilakukan (track record)," kata Sadap menirukan perkataannya kepada warga tersebut.
"Kalau dengan uang ini kalian menganggap bahwa saya harus dipilih, jangan kau pilih saya dan saya tidak akan kasih kalian uang," tambah Sadap.
Sadap juga mempersilakan jika ada pihak yang ingin melaporkannya ke Bawaslu. Sadap mengaku siap memberi keterangan jika dibutuhkan.
Baca Juga : Demokrat Sulsel Kumpulkan Kader di Peringatan Nuzulul Qur’an
"Bukan (money politics) dan itu ada rekamannya. Kalau memang ada yang mau melapor, silahkan. Malah saya dukung. Silahkan melapor, kan mereka tidak tahu jalan ceritanya," jelasnya.
Sadap mengaku uang yang dibagikan pada saat itu mencapai Rp 100 juta. Uang itu disimpan dalam dus kemasan air mineral.
"Kan saya keliling, cari orang-orang yang betul-betul membutuhkan, bukan satu titik saja, ada beberapa titik saya datangi Iya, ada (Rp 100 juta)," bebernya.
Baca Juga : Program Cek Kesehatan Gratis Masuki Tahap Finalisasi, Sosialisasi Dimulai Desember 2024
Tampak dalam video beredar, Sadap datang ke Pantai Losari dengan menggunakan mobil warna putih. Warga seketika bersorak menyebut nama Sadap sambil melompat-lompat.
Sadap tampak menggunakan jaket dengan foto calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka. Dia langsung menyalami setiap orang di lokasi tersebut.
Dalam keterangan video beredar tertulis Sosialisasi Sadap Caleg DPR RI Demokrat Dapil Sulsel 1 DPR RI, Sabtu (3/2/2024). Di video lainnya juga menyertakan Sadap Ketua Relawan Laskar Prabowo 08 & Gibran Center. Sebelum bagi-bagi uang, Sadap tampak mengumpulkan warga dengan rapi agar semua kebagian.
"Pasti anggappa ko (pasti semua dapat)," ujar Sadap dalam video saat berusaha menenangkan warga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News