PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Kepolisian Daerah (Polda) Sulsel menurunkan 12.267 personelnya untuk menjaga keamanan pelaksanaan Pemilu 2024.
Hal itu diutarakan Kapolda Sulsel Irjen Polisi Andi Rian R Djajadi, saat memimpin apel pemberangkatan atau pergeseran ribuan personel yang akan melaksanakan BKO pengamanan TPS di Polres jajaran Polda Sulsel.
Irjen Poliai Andi Rian mengatakan, apel penggeseran pasukan dimaksudkan sebagai Manajemen Operasi Mantap Brata 2024, guna mengecek kesiapan personel Polda Sulsel dalam pengamanan TPS ke wilayahan.
Baca Juga : Larang Pesta Kembang Api Tahun Baru, Kapolda Sulsel: Tak Ada Izin
Mantan Kapolda Kalsel tersebut juga mengingatkan personelnya, agar bertugas secara ikhlas dan jaga solidaritas selama pelaksanaan tugas pemilu 2024.
Selain itu, agar terus berkoordinasi dengan petugas-petugas KPPS dan jalin silaturahmi dengan tokoh-tokoh masyarakat formal dan informal di wilayah penugasan masing-masing.
Kemudian, Kapolda Sulsel ini juga menekankan keanggotanya agar tidak membawa senjata tajam, maupun senjata api dalam pelaksanaan tugas.
Baca Juga : Kapolda Sulsel Utus Tim Propam Polri Telusuri Dugaan Pelanggaran Hukum Kasus Guru Luwu Utara
"Lakukan pengamanan dan pengawalan logistik pemilu, baik dari lokasi PPK ke TPS maupun sebaliknya, " pesan mantan Dirtipidum Bareskrim Mabes Polri ini saat memimpin apel pemberangkatan personel BKO pengamanan TPS di Polres jajaran Polda Sulsel, di Mapolda Sulsel.
Terdapat 26.375 TPS yang tersebar di seluruh kabupaten kota di wilayah Provinsi Sulsel. Sedangkan personel Polda Sulsel dilibatkan dalam pengamanan TPS tersebut sebanyak 12.267 orang.
"Dan pada hari ini yang di BKO kan 2.214 personel. Diantaranya personel Brimob 622 orang dan gabungan staf Mapolda Sulsel sebanyak1.592, " terang Andi Rian.(Jay)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News