PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Dua hari menjelang pencoblosan, kabar duka sudah menyelimuti kontestasi Pemilu 2024.
Tiga petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) meninggal dunia diduga akibat kelelahan.
Dua di Kabupaten Pidie, Aceh, dan satu lagi petugas KPPS di Perum Purnamandala Kelurahan Bumireso Wonosobo, Jawa Tengah.
Baca Juga : Honor Petugas KPPS Paling Tinggi 900 Ribu, Ini Alasan KPU
Kedua anggota KPPS di Pidie tersebut ialah Abdurrahman yang merupakan anggota KPPS Desa Barieh, Kecamatan Mutiara Timur dan Yusrizal dari Desa Mane, Kecamatan Mane.
Sementara di Wosobo bernama Wahyu Jatmiko (43) yang merupakan Ketua KPPS di TPS 11 Perum Purnamandala Kelurahan Bumireso.
Komisioner Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Pidie, Edy Kurniawan membenarkan dua petugas pemungutan suara tingkat desa tersebut meninggal dunia karena kelelahan bekerja.
Baca Juga : Bawaslu Temukan KPPS Bingung Perlakukan Pemilih DPT, DPTb dan DPK
Kedua anggota KPPS tersebut ialah Abdurrahman yang merupakan anggota KPPS Desa Barieh, Kecamatan Mutiara Timur dan Yusrizal dari Desa Mane, Kecamatan Mane.
"Ya (dua anggota KPPS meninggal dunia). Yusrizal dari Gampong (desa) Mane dan Abdurrahman dari Gampong Barieh," kata Edy dilansir dari CNNIndonesia.com.
Edy menjelaskan Abdurrahman meninggal dunia diduga kelelahan saat mempersiapkan undangan bagi para pemilih.
Baca Juga : Petugas Pemilu Meninggal Dunia Terus Bertambah, Kini 108 Orang
Begitupun Yusrizal, ia sempat mengalami pusing saat mempersiapkan undangan untuk pemilih."Ya, diduga akibat kelelahan bekerja," ucapnya.
Ia menjelaskan kedua petugas yang meninggal dunia ini nantinya digantikan dengan orang lain, sesuai penunjukan dari tokoh masyarakat setempat. Calon pengganti itu juga harus segera melengkapi berkas persyaratannya.
"Ditunjuk oleh tokoh masyarakat, kemudian kandidat tersebut melengkapi berkas persyaratan ke KIP untuk pergantian antarwaktu," ujarnya.
Baca Juga : 35 Petugas Pemilu Meninggal Dunia Usai Bertugas
Adapun, Wahyu Jatmiko (43), Ketua KPPS di TPS 11 Perum Purnamandala Kelurahan Bumireso Wonosobo, Jawa Tengah meninggal dunia saat mempersiapkan lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Minggu (11/2/2024) sore sekitar pukul 16.30 WIB.
Ketua RT 04 RW 05 Perum Purnamandala Kelurahan Bumireso, Didit Cahyono mengatakan, korban meninggal saat sedang mengangkut meja dan kursi.
Rencananya peralatan tersebut akan digunakan di TPS yang telah dipersiapkan.
Baca Juga : Februari, KPU Gowa Mulai Coklit ke 566.655 Data Pemilih
Korban meninggal setelah mendorong gerobak yang berisi meja dan kursi TPS. Korban tergeletak di jalan dengan kondisi tubuh yang lemas.
"Tiba-tiba di tengah perjalanan sekitar 200 meter dari lokasi TPI, tubuh korban lemas, pingsan dan terjatuh di jalan kompleks perumahan. Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung melarikan korban ke UGD RSI Wonosobo," katanya.
Namun saat berada di UGD RSI, korban dinyatakan sudah meninggal dunia.
Korban yang merupakan warga RT 04 RW 05 Perum Purnamandala itu, dimakamkan di pemakaman setempat pada Minggu (11/2/2024) sekitar pukul 21.30 WIB. Korban selama ini diketahui mengidap penyakit diabetes.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News