0%
Selasa, 19 Maret 2024 10:01

Survei PT IPI: Elektoral ASS dan RMS Ketat Jelang Pilgub Sulsel

Editor : Agung
Direktur PT Indeks Politica Indonesia (PT IPI) Suwadi Idris Amir
Direktur PT Indeks Politica Indonesia (PT IPI) Suwadi Idris Amir

Pemilihan Gubernur Sulsel berpotensi menghadirkan tiga poros setelah NasDem meraih 17 kursi, Golkar 14 Kursi, dan Gerindra 13 kursi.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Kontestasi politik Pemilu Presiden dan Pemilu Legislatif 2024 sudah dipastikan hampir selesai.

Meski proses rekapitulasi suara secara berjenjang oleh KPU masih berlangsung, tapi siapa pemenang Pilpres dan caleg terpilih hampir sudah dapat dipastikan.

Dinamika politik pilkada serentak pun langsung mulai menyambut, karena akan dilaksanakan beberapa bulan kedepan, tepatnya pada 27 November 2024 nanti.

Baca Juga : Jufri Rahman Minta Masyarakat Bersabar Tunggu Putusan KPU

Dari sejumlah provinsi di Indonesia yang akan melaksanakan Pilkada secara serentak, salah atau yang mendapat sorotan yakni kontestasi di Pilkada Gubernur Sulsel.

Direktur PT Indeks Politica Indonesia (PT IPI) Suwadi Idris Amir, memprediksi Pemilihan Gubernur Sulsel berpotensi menghadirkan tiga poros setelah NasDem meraih 17 kursi, Golkar 14 Kursi, dan Gerindra 13 kursi.

"Tiga partai politik ini dipastikan tidak ingin menyianyiakan Pilgub Sulsel. NaDem kan sudah bisa mengusung sendiri, Golkar dan Gerinda tidak sulit untuk mencari partai koalisi. Tiga partai ini berpotensi menciptakan pasangan,” katanya, Senin (18/03/2024).

Baca Juga : Akhiri Kampanye Dialogis di Lutra, Azhar Pesan Rebut Masa Depan Sulsel

Suwadi Idris Amir menyebutkan pihaknya sudah melakukan survei pada 25 Februari - 5 Maret 2024 dengan mengambil 1.840 responden yang tersebar di 24 Kabupaten/kota.

Dari 10 nama yang disurvei: Andi Sudirman Sulaiman (ASS) unggul dengan 17,0 persen. Rusdi Masse (15,9 persen), Ilham Arief Sirajuddin (12,5 persen), Nurdin Halid (11,8 persen), Adnan Purichta Ichsan (9,5 persen), Danny Pomanto (9,0 persen).

Selanjutnya Andi Iwan Darmawan Aras (3,2 persen), Taufan Pawe (3,1 persen), Andi Muhammad Bau Sawa Mappanyukki (2,8 persen) dan Fadil Imran (1,0 persen).

Baca Juga : Sejalan, Komunitas Toraja - Mamasa di Pinrang Pilih DIA

“NasDem kan pasti akan mendorong kader internal mereka terutama RMS, kalau Golkar kemungkinan besar IAS karena dia memiliki potensi besar sementara Gerindra tentu realistis akan mendorong Andi Iwan Darmawan Aras,” ujarnya.

Jika Gerindra tidak mendorong Andi Iwan Aras sebagai calon Gubernur maka yang memiliki potensi didorong partai berlambang burung Garuda ini adalah Andi Sudirman Sulaiman.

“Andi Sudirman Sulaiman ini memiliki kedekatan dengan Gerindra, apalagi Pilpres kemarin Kakak Andi Sudirman mampu memenangkan Prabowo di Sulsel,” bebernya.

Baca Juga : Rekomendasi Parpol Sudah Cukup, Sudirman-Fatma Tegaskan Tidak Ada Skenario Kotak Kosong

Suwadi Idris Amir menyebutkan jika RMS tidak maju, maka partai besutan Surya Paloh akan mendorong orang dekatnya.

“NasDem akan mencari figur kuat dan NasDem tidak ingin menjadi 02, yang memiliki peluang didorong NasDem Adnan karena dia lebih dekat,” bebernya.

Soal survei Taufan Pawe dan Andi Iwan Aras masih rendah, Suwadi Idris Amir menyebutkan jika dua tokoh ini belum terlalu menggerakan mesinnya untuk Pilgub Sulsel.

Baca Juga : DPP PKB Keluarkan Rekomendasi Pilgub ke Danny-Azhar

“Andi Iwan dan pak TP masih memiliki peluang mengejar jika mereka menggerakan mesin partai. Tapi pak Taufan harus bersaing dengan dua seniornya, Nurdin Halid dan Ilham Arief Sirajuddin,” jelasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer