0%
Rabu, 20 Maret 2024 08:51

Pesantren Ramadan Momentum Pelajar Melatih Kepekaan Sosial

Editor : Agung
Kepala Seksi Pembina SMA Dinas Pendidikan Cabang Provinsi Sulsel V, Arafah, S.Pd., M.Pd
Kepala Seksi Pembina SMA Dinas Pendidikan Cabang Provinsi Sulsel V, Arafah, S.Pd., M.Pd

Pesantren Ramadhan diharapkan mampu melatih diri pelajar sekaligus melatih kepekaan sosial.

PORTALMEDIA.ID, BULUKUMBA - Bulan suci Ramadan menjadi momentum perubahan melalui amal dan ibadah bagi umat Islam di seluruh dunia.

Program pendidikan tetap harus berjalan, maka dari itu Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel mengeluarkan Surat Edaran.

Di dalamnya terdapat arahan kepada seluruh unit pendidikan untuk melaksanakan Pesantren Ramadhan sebagai program amalia ramadan pelajar.

Baca Juga : Atasi Perut Begah dan Sembelit, Ini 6 Sumber Serat Wajib Selama Ramadan

Kepala Seksi Pembina SMA Dinas Pendidikan Cabang Provinsi Sulsel V, Arafah, S.Pd., M.Pd. menyampaikan Pesantren Ramadhan sebenarnya sudah berlangsung sejak lama.

Hanya saja, ini menjadi semarak termasuk beberapa tahun terakhir sejak masa kepemimpinan Andi Sudirman Sulaiman sebagai Plt Gubernur Sulsel yang selalu menyiapkan kegiatan kegiatan religi di berbagai sekolah.

"Pada saat itu, event-event terkait dengan Pesantren Ramadhan dengan berbagai bentuknya disemarakkan di seluruh (sekolah yang ada di) Sulawesi Selatan. Jadi sebenarnya dasar (Pesantren Ramadhan) nya seperti itu," katanya.

Baca Juga : Walikota Makassar Larang SOTR dan Konvoi, Instruksikan RT/RW Jaga Ketertiban Ramadan

Untuk itu, Arafah sangat berharap seluruh peserta didik yang ada di Sulawesi Selatan bisa menjadikan Pesantren Ramadhan ini melatih diri sekaligus melatih kepekaan sosial.

Bagaimana pelajar mampu meningkatkan diri kepada Tuhan dengan melakukan berbagai aktivitas. Termasuk di dalamnya kegiatan tadarrus, kegiatan mengaji, bahkan ada yang melakukan tebar Da’i.

"Memang hal ini sangat relevan, karena seperti yang tadi saya sampaikan sejak awal bahwa ada salah satu program yang sangat menonjol di Sulawesi Selatan, namanya Kelas Tahfidz. Hampir semua sekolah yang ada di Sulawesi Selatan membentuk Kelas Tahfidz," jelasnya.

Baca Juga : Kemenag Gelar Sidang Isbat Penentuan Awal Ramadan 2026 Hari Ini

Dari asumsi Kelas Tahfidz ini diharapkan SMA dan SMK ada aroma pesantrennya. Salah satu sekola di kabupaten Bulukumba yang menjadi contoh SMAN 1 Bulukumba.

"Kemarin, saat kegiatan persiapan mereka melakukan kegiatan pembekalan kepada Kelas Tahfidz yang kemudian mereka sebar di seluruh kabupaten Bulukumba dan sekitarnya," ujarnya.

Ada yang menjadi imam tarwih, karena memang sudah dibekali. Jadi mereka dilatih menjadi imam tarwih, bagi perempuan dan yang belum bisa menjadi imam mereka menjalankan program Safari Ramadhan dengan ceramah baik dilakukan sebelum shalat tarwih ataupun yang dilakukan ceramah atau kultum setelah shalat Subuh.

Baca Juga : Jamin Stok Aman Jelang Ramadan, Pertamina Tambah 472 Ribu Tabung LPG 3 Kg di Sulselbar

"Ini sangat luar biasa sekali, kami sangat bangga dengan program seperti itu. Harapan kami tentunya ini bukan hanya sekedar dilakukan sekali, tapi benar benar menjadi sebuah rutinitas yang membekas dalam jiwa yang pada akhirnya peserta didik kita terbentuk menjadi Generasi Tangguh, Generasi yang dapat diandalkan, serta Generasi yang memiliki tingkatan keimanan dan ketakwaan yang baik," sambung Arafah.

Intinya adalah Generasi (Pelajar) Religi di masa yang akan datang kegiatan kegiatan seperti ini dapat berjalan dengan baik.(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar