PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Kehadiran posko pelayanan kesehatan gratis oleh BPJS bagi para pemudik yang akan pulang kampung jelang lebaran Idufitri 1445 Hijriah Tahun 2024 didukung penuh Legislator Komisi IX DPR RI Aliyah Mustika Ilham.
"Tentu kita dukung selama itu bermanfaat bagi masyarakat, utamanya pemudik yang pulang kampung berlebaran," ujarnya saat sosialisasi program JKN-KIS kepada peserta BPJS Kesehatan di restoran Hyatt Place Sudirman 41 Makassar, Sabtu malam.
Untuk pelayanan posko kesehatan gratis disiapkan BPJS Kesehatan terbagi di beberapa daerah seperti di Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar, Terminal Purabaya Sidoarjo, Rest Area Tol Ungaran KM 429A Jawa Tengah, Rest Area Tol KM 88A Purwakarta, Pelabuhan Merak, Banten, dan Terminal Pulo Gebang Jakarta Timur.
Baca Juga : DPRD Sulsel dan Pemprov Bahas Kejelasan Pembayaran Iuran BPJS Kesehatan
Posko pelayanan kesehatan gratis yang dimulai 5-9 April 2024 ini kata Aliyah, oleh pihaknya akan terus dipantau jika dalam pelaksanaan programnya terjadi kendala ataupun masalah pada musim mudik tahun ini, meski sejauh ini belum ada laporan masuk.
Selain arus mudik lebaran, dalam sosialisasi terkait JKN-KIS yang kini diberlakukan pemerintah untuk tahun 2024, sudah ada 50 persen kesiapan Rumah Sakit di Indonesia menangani pasien peserta BPJS Kesehatan.
Aliyah menegaskan, "kami berharap ada timbal balik dari pihak pelayanan kesehatan dalam mengakomodir masyarakat, khususnya pasien yang sudah memiliki kartu BPJS Kesehatan aktif dan tidak merasakan atau tidak dianaktirikan oleh pihak pelayanan kesehatan tersebut."
Baca Juga : Empat Daerah di Sulsel Belum Capai UHC 100%, BPJS Singgung Keterbatasan Fiskal
Karena pihak pemerintah, khususnya pelayanan kesehatan dan Kementerian Kesehatan mewajibkan semua warga negara harus menjadi kepesertaan BPJS Kesehatan, maka jika tidak ditunjang dengan pelayanan kesehatan yang sesuai, Aliyah menegaskan, tentu masyarakat akan merasa tersia-siakan dan dapat menuntuk hak mereka.
Asisten Manajer BPJS Kesehatan Cabang Makassar Muh Syahrul saat ditemui di Hyatt Place juga mengatakan pihaknya terus melaksanakan sosialisasi tentang manfaat kepesertaan BPJS Kesehatan dalam program JKN-KIS sebagai bentuk perlindungan kesehatan.
"Kami juga menekankan kepada perusahaan agar memperhatikan pekerjanya untuk mendapatkan jaminan kesehatan dengan mendaftarkannya. Hal ini sesuai yang diatur dalam Peraturan Presiden nomor 82 tahun 2018," tambahnya.
Baca Juga : DPR Minta Evaluasi Menyeluruh Sistem Rujukan Berjenjang JKN
Direktur SDM dan Umum BPJS Kesehatan Andi Afdal juga menyebutkan cakupan kepesertaan BPJS Kesehatan telah mencapai 96 persen Indonesia, kata dia saat peresmian Posko Mudik BPJS Kesehatan di Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar pada Jumat 5 Maret 2024.
Ini berarti hampir seluruh rakyat Indonesia sudah dilindungi jaminan kesehatan sehingga disadari mayoritas penumpang sudah terdaftar patut mendapat jaminan kesehatan.(Rezky Amaliah)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News