0%
Rabu, 07 Februari 2024 15:57

Budi Hastuti Dorong Penguatan Perlindungan Anak Melalui Sosialisasi Perda

Editor : Agung
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, Budi Hastuti
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, Budi Hastuti

Legislator dari Partai Gerindra ini menyoroti bahwa pemerintah dan legislatif telah memberikan arahan melalui regulasi yang menegaskan perlunya perlindungan anak.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, Budi Hastuti, mengadakan Sosialisasi mengenai Peraturan Daerah (Perda) nomor 5 tahun 2018 tentang Perlindungan Anak, di Hotel Favor, Jl Lasinrang, pada Rabu (07/02/2024).

Dalam acara tersebut, Budi Hastuti secara khusus mengangkat tema perlindungan anak, mengingat meningkatnya kasus yang melibatkan anak-anak, yang menurutnya membuat penting bagi orang tua untuk memahami hak-hak anak.

“Bapak dan Ibu sebagai orang tua memiliki peran yang sangat besar dalam perlindungan anak, mulai dari sejak sebelum lahir hingga memenuhi hak-hak, kegiatan, dan tanggung jawab moral setiap anak,” ujar Budi.

Baca Juga : Sosialisasi Perda Lingkungan Hidup, Andi Tenri Minta Masyarakat Aktif Jaga Lingkungan

Legislator dari Partai Gerindra ini menyoroti bahwa pemerintah dan legislatif telah memberikan arahan melalui regulasi yang menegaskan perlunya perlindungan anak, yang melibatkan peran orang tua, pemerintah, dan masyarakat.

“Peran pemerintah sangat penting dalam melindungi setiap warga negara, khususnya anak-anak, dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan kebebasan bermasyarakat,” tambahnya.

Sebagai narasumber, hadir Lurah Bontosuri, Eko Soerifto, yang menyampaikan keprihatinannya atas meningkatnya kasus penculikan anak dan tindak kekerasan terhadap anak dan perempuan.

Baca Juga : Jelang Purnatugas, Danny Pomanto Ditemani Istri Pamit ke Ketua DPRD Makassar

“Kekerasan terhadap anak dan perempuan semakin meningkat, dan undang-undang telah mengatur sanksi hukum untuk tindakan tersebut,” ujarnya.

Data dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Kota Makassar menunjukkan bahwa kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan di Makassar terus meningkat, dengan usia korban yang bervariasi antara 5 hingga 17 tahun.

“Peningkatan juga terjadi dalam kasus kekerasan seksual terhadap perempuan,” tambahnya. (*)

Baca Juga : Curhat Warga Barombong ke Andi Tenri Uji: Tak Ada Pasar hingga Kesulitan Pupuk

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer