PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR -- Salah satu upaya pemanfaatan pasokan energi bersih dilakukan PT PLN (Persero) dengan menyuplai kebutuhan energi hijau pabrik pemurnian atau smelter PT Ceria Metalindo Prima.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Jual Beli REC di Kantor Pusat PT PLN (Persero), Senin (20/5/2024).
Tidak hanya itu, PT PLN (Persero) juga menunjukan komitmennya dalam mendukung hilirisasi mineral dengan penandatanganan amandemen Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) dengan total daya 514 Mega Volt Ampere (MVA) bersama PT Ceria Metalindo Prima dan PT Stargate Mineral Asia.
Baca Juga : Kerahkan 1.476 Personel, PLN Targetkan SUTT 150 kV Langsa–Pangkalan Brandan Beroperasi Cepat
Pada kesempatannya, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar), Moch. Andy Adchaminoerdin menegaskan PLN berkomitmen untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Tenggara yang terwujud dalam penandatanganan amandemen PJBTL dengan PT Ceria Metalindo Prima dan PT Stargate Mineral Asia.
Andy mengatakan REC PLN merupakan produk hasil kerja sama dengan Clean Energy Investment Accelerator (CEIA) yang dilengkapi sistem pelacak elektronik dari APX TIGRs yang berlokasi di California, Amerika Serikat.
"PLN siap mendukung penuh bagi pelanggan sektor industri dan bisnis yang ingin ikut serta dalam mendukung dekarbonisasi dengan menggunakan REC PLN," tegasnya.
Baca Juga : Pulih 100% Tepat Waktu, PLN Tuntaskan Penormalan Listrik Sumbar Pascabencana
Di Sulselrabar sendiri, sampai dengan April 2024 PLN telah menjual REC kepada 6.617 pelanggan yaitu sebanyak 21.417 unit REC yang setara dengan Rp749 Juta. Pelanggan dapat melakukan pembelian REC, baik untuk individu maupun korporasi, melalui situs web.
Dalam sambutannya, Direktur Retail dan Niaga, Edy Srimulyanti juga menjelaskan REC merupakan jawaban atas kebutuhan sektor industri dan bisnis dalam mendukung langkah dekarbonisasi.
Selain itu Edy juga menegaskan tugas PLN adalah memastikan pasokan listrik ke seluruh pelosok, mendorong laju pertumbuhan perekonomian hingga menciptakan multiplier effect melalui kesiapan pasokan listrik untuk industri dan bisnis khususnya di tanah air.(Rezky Amelia)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News