PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Makassar Adi Rasyid Ali semakin percaya diri menatap pertarungan di Pilwali Kota Makassar pada September nanti.
ARA-- sapaan akrab Wakil Ketua DPRD Kota Makassar tersebut mengklaim mengantongi dukungan dari dua partai politik. Bahkan, ARA mengaku malam ini berangkat ke Jakarta untuk menerima rekomendasi partai.
“Kalau Partai Demokrat, kan Insyaallah sudah aman. Ada dua partai lagi yang Insyaallah akan bersama saya,” kata Adi Rasyid Ali.
Baca Juga : Parkir Sembarangan Masih Ditemukan, Perumda Parkir Makassar Janji Terus Tertibkan
"Malam ini saya berangkat ke Jakarta menerima rekomendasi dari salah satu partai. Kalau dua bergabung, jumlah dukungan kursi kita sudah lebih 10," ungkapnya lagi.
Meski begitu, ARA belum mau menyebut dua partai dimaksud. Diketahui, siang tadi, ARA
mendaftarkan diri di PKB dan PAN. Kemudian PKS pada Jumat nanti.
Baca Juga : ARA Mundur dari Demokrat Makassar, Tegaskan Bukan karena Jabatan di PD Parkir
"Jadi soal dukungan partai, Insyaallah aman. Kita komunikasi terus. Bahkan ada salah satu ketua umum partai yang saya video call, bukan via WhatsApp," ungkapnya.
Soal persyaratan dari partai politik, ARA mengaku ada yang menyodorkan kadernya untuk berpasangan. Namun, tentunya masih dalam tahap pendalaman.
Begitupun terkait posisi 01 atau calon Wali Kota, ARA memastikan harus berdasarkan hasil survei. "Kan ukurannya jelas hasil survei. Siapa di posisi 01 atau 02. Kalau surveinya di atas, monggo. Tapi ini juga masalah kapasitas. Ada pengalaman lah," tegasnya.
Baca Juga : PKS-Demokrat Buka Peluang Koalisi di Pilwalkot Makassar
ARA membeberkan hasil survei salah satu kandidat. Di mana dalam survei tersebut ARA berada di posisi ketiga calon wali kota.
"Malahan yang pesan survei posisinya jauh di bawah saya. Artinya apa? Ini survei pesanan mereka yang tentunya bisa dijadikan rujukan. Kecuali kalau saya yang pesan, bisa diragukan karena hasilnya pasti bagus," kuncinya. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News