PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Zainudin mengapresiasi langkah pemerintah kota (Pemkot) Makassar yang memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada puluhan ribu pekerja rentan.
Kegiatan yang berlangsung di kawasan Losari, Tugu MNEK Jumat (31/5/2024) juga dirangkaikan sosialisasi jaminan sosial ketenagakerjaan sekaligus penyerahan langsung kartu kepesertaan kepada perwakilan pekerja rentan.
Sebanyak 35.422 pekerja rentan yang berprofesi sebagai pedagang, pengemudi online, hingga pekerja lepas. Zai menyebut selain pekerja informal, terdapat 472 disabilitas yang juga mendapatkan perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan.
"Jadi pagi ini, Makassar menuntaskan dua impress, untuk teman-teman yg di tahap 2 itu ada 35 ribu, ada teman-teman pedagang, pekerja lepas, termasuk yang uniknya disabilitas," ungkap Zainudin
Zainudin juga melalui sambutannya berharap melalui program ini, kota Makassar dapat membuka jalan untuk Kabupaten atau Kota lain agar turut ikut andil dalam upaya meningkatkan kesejahteraan rakyat.
"Karena sebenarnya untuk tingkat kota itu belum banyak yang universal covarage. Kami sangat ingin Makassar itu jadi pionir yang lebih awal untuk universal covarage BPJS Ketenagakerjaan," jelasnya.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Andi Muhammad Yasir menyampaikan kegiatan ini sejalan dengan komitmen Wali Kota Makassar, Muh Ramdhan Pomanto dalam membangun kota Makassar sebagai kota resilient.
Sehingga salah satu cara pengimplementasiannya dengan memberikan perlindungan kepada pekerja rentan dalam bentuk jaminan kesehatan diselenggarakan oleh BPJS dan jaminan sosial.
"Ini adalah komitmen Walikota, sesuai visi misi, Walikota ingin menciptakan kota Makassar sebagai kota reselient yaitu kota yang punya daya tahan," pungkas Yasir.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News