0%
Kamis, 06 Juni 2024 19:35

Kolaborasi PLN UIP Sulawesi dengan Berbagai Pihak Bersihkan Pantai Layar Putih dan Olah Sampah

Editor : Kimel
Kolaborasi PLN UIP Sulawesi dengan Berbagai Pihak Bersihkan Pantai Layar Putih dan Olah Sampah
ist

Aksi bersih dan olah sampah ini dilaksanakan sebagai aksi nyata untuk memerangi permasalahan sampah di lingkungan khususnya wilayah pesisir dan laut. 

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi sambut Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diperingati setiap tanggal 5 Juni dengan melaksanakan aksi bersih dan olah sampah di Pantai Layar Putih, Kota Makassar.

Kegiatan ini melibatkan Yayasan Konservasi Laut (YKL) Indonesia dan 37 kolaborator.

Aksi ini juga merupakan bagian dari program Green Employee Involvement PT PLN Persero untuk meningkatkan jiwa kepedulian pegawai PLN agar terlibat secara aktif sebagai relawan dalam program peduli lingkungan.

PLH GM PLN UIP Sulawesi, Budi Ari Wibowo dalam sambutannya menyampaikan aksi bersih dan olah sampah ini dilaksanakan sebagai aksi nyata untuk memerangi permasalahan sampah di lingkungan khususnya wilayah pesisir dan laut. 

"Aksi bersih pantai dari sampah plastik ini sebagai aksi  yang harus dibumikan bukan hanya pada saat memperingati hari lingkungan hidup," ujar Budi Ari Wibowo.

Budi Ari mengungkapkan, dari berbagai penelitian mengungkapkan sampah plastik sangat berbahaya bagi kelestarian laut. Bahkan mikroplastik telah ditemukan dalam tubuh ikan yang dikonsumsi setiap hari oleh masyarakat Kota Makassar.  

Diakui, aksi ini memang jangka pendek, namun jangka panjang adalah bagaimana mengubah mindset masyarakat untuk peduli lingkungan, dengan tidak membuang sampah sembarangan, khususnya sampah plastik yang sulit terurai.

Sementara Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Selatan, menyambut baik kegiatan ini. Kata dia, ini sejalan dengan program pemerintah pusat maupun daerah yakni ekonomi biru Dimana persoalan sampah menjadi fokus utamanya. 

Sampah plastik kata Muhammad Ilyas sangat berbahaya jika masuk ke laut, selain dapat membahayakan kesehatan manusia, juga merusak biota laut. Akibat banyaknya sampah plastik, lanjut dia, dampak langsung yang dirasakan nelayan saat ini adalah semakin jauh ke tengah laut untuk mencari Ikan. 

"Termasuk biota laut yang habitatnya rusak karena sampah plastik, semakin sulit berkembang, sehingga tangkapan nelayan juga semakin berkurang," katanya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer