“Gender kan mengacu ke peran sosial. Kalau di Bugis ada lima gender. Menurut Christian Pelras, ada lima gender orang bugis, yaitu Ura’ne, makkunrai, calabai, calalai dan bissu,” terangnya.
Syaiful menambahkan jika seharusnya, WD III Fakultas Hukum Unhas ini memberikan pertanyaan yang jelas kepada mahasiswa. Tentang jenis kelamin atau gender.
“Nah, ini maksudnya saya tadi, misalnya kak Lulu (sapaan Hasrul) juga harus menjelaskan yang di maksudnya gender itu apa. Kemudian mahasiswa ini juga harus jelas memberikan pengertian. Apa yag dia maksud dengan gender yang netral,” bebernya.
Baca Juga : Mahasiswa Unhas Gagas "Megapolis Water Sensitive" untuk Atasi Krisis Air dan Banjir Perkotaan
Syaiful menyampaikan jika ada perbedaan makna yang hadir dalam viralnya video itu sehingga terjadi diskriminasi kepada mahasiswa.
“Makanya penting untuk dikaji secara mendalam arti kata jenis kelamin dan gender. Karena sekarang semakin populernya kata itu membuat orang menggunakannya tanpa tahu arti dan tanpa mendalami bagaimana sebenarnya gender dan jenis kelamin,” tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News