PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR – PT PLN (Persero) UID Sulselrabar terus berkomitmen mendukung pertumbuhan UMKM.
Melalui program Srikandi Movement 2024: Woman Support Woman, PLN memberikan bantuan TJSL kepada Rama Craft, UMKM kerajinan tangan berbahan enceng gondok yang dipimpin oleh para lansia.
Bantuan berupa mesin jahit, lemari etalase, bio varnish, dan seragam telah meningkatkan produktivitas Rama Craft hingga 2,5 kali lipat, dari 20 menjadi 50 produk per bulan.
Dengan demikian, omzet mereka pun meningkat dua kali lipat, dari Rp 4 juta menjadi Rp 10 juta per bulan. Hal ini membuktikan bahwa dukungan PLN telah memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan para pengrajin lansia.
"Semoga bantuan dari PLN ini dapat memudahkan kegiatan operasional serta membantu kami berinobasi menciptakan produk baru agar UMKM kami semakin berkembang," ungkap Masjeng, salah satu anggota Rama Craft.
Kegiatan ini mendapat apresiasi oleh Kepala Bidang Kualitas Hidup Perempuan Kota Makassar, Naning Sudiar, "Terima kasih kepada PLN yang telah memberikan perhatiannya kepada kelompok perempuan rentan."
"Untuk membantu para perempuan rentan agar lebih produktif, tentu dibutuhkan bantuan dari banyak pihak. Program Woman Support Woman ini tentunya sejalan dengan program kami di pemerintah kota,” ujar Naning melanjutkan.
General Manager PT PLN (Persero) UID Sulselrabar, Budiono, mengatakan bahwa pemberian bantuan ini adalah wujud komitmen PLN dalam mendorong dan memberdayakan perempuan di lingkungan sekitar.
Kegiatan yang dilakukan UMKM Rama Craft, kata Budiono, tidak hanya bermanfaat untuk peningkatan ekonomi, tetapi juga ramah lingkungan.
“Tidak hanya memberdayakan ibu-ibu dan kelompok perempuan rentan, tetapi bahan baku yang digunakan, yaitu enceng gondok, juga sangat ramah lingkungan," kata Budiono.
Budiono optimis bahwa dengan bantuan berupa mesin jahit berjenis cangklong, kapasitas produksi dan variasi produk dari Rama Craft akan semakin meningkat.
Ketua Srikandi, Dhini Fakhdiana, juga menyampaikan program Woman Support Woman, yang merupakan bagian dari Srikandi Movement, bertujuan untuk memberikan bantuan secara langsung kepada kelompok perempuan rentan, seperti lansia.
Dhini menyebut Rama Craft memenuhi kriteria tersebut, selain karena dipimpin oleh seorang perempuan, yaitu Masjeng, hampir semua pengrajin di bawah naungan UMKM tersebut adalah perempuan lanjut usia.
“Rama Craft memenuhi kriteria tersebut, selain dipimpin oleh seorang perempuan, yaitu Ibu Ijeng. Hampir semua pengrajin di bawah naungan Rama Craft adalah perempuan lanjut usia,” pungkas Dhini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News