Gaet Puskesmas dan Komunitas Lokal, Program PPM
PORTALMEDIA.ID, SOROWAKO - PT Vale melalui Program Pengembangan & Pemberdayaan Masyarakat (PPM) bersinergi dengan Dinas Kesehatan Luwu Timur mengadakan workshop dan pelatihan tentang Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) berbasis herbal.
Kegiatan yang digelar di Gedung Ontaeluwu Sorowako, Kecamatan Nuha ini diadakan selama 2 hari, sejak Senin (4/7/2022) kemarin, hingga Selasa (5/7/2022) hari ini.
Baca Juga : RDP di Komisi XII, PT Vale Jelaskan Kepatuhan dan Kepastian Operasional
Senior Manager Social Development Program (SDP) PT Vale, Ardian Indra Putra, menuturkan inisiatif UKBM berbasis herbal dan penyehat tradisional ini diharapkan menjadi pilihan masyarakat yang sejalan dengan upaya Asuhan Mandiri (ASMAN) dari Pemerintah.
“Kita membayangkan ke depannya, ada kemandirian masyarakat pascatambang di bidang kesehatan," ujar Ardian, dalam keterangan tertulis yang diterima PORTALMEDIA.ID, Selasa (5/7/2022).
Menurutnya, melalui kekayaan alam yang tersedia di sekitar termasuk herbal, masyarakat tidak hanya bisa memanfaatkan tanaman obat dan meminimalisasi penggunaan obat kimia, tetapi juga diharapkan meminimalkan biaya layanan kesehatan yang sejauh ini dirasakan cukup tinggi.
Baca Juga : 617 Sak Pupuk Phonska Plus Dukung Keberlanjutan Pertanian Huko-huko
"Di sisi lain diharapkan mampu melihat peluang bisnis untuk meningkatkan perekonomian keluarga dan mendukung stabilitas ekonomi Luwu Timur pascatambang,” tuturnya.
Kepala Dinas Kesehatan Luwu Timur, dr Rosmini Pandin menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya selama ini PT Vale terus membuktikan komitmen untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di wilayah kerjanya.
Rosmini memaparkan, karena keberadaan Panti Sehat tersebut tergolong baru dan satu-satunya di Sulawesi Selatan, maka penting agar masyarakat punya pengetahuan dasar pengobatan herbal.
Baca Juga : Lewat Festival Budaya, PT Vale Ikut Jaga Lestarikan Budaya di Morowali
Dia berharap pelatihan tersebut bisa dimanfaatkan oleh para peserta untuk diterapkan ke masyarakat luas, sehingga pengobatan budaya herbal untuk sehat dan mandiri itu benar-benar termanfaatkan.
"Kami bersyukur, dengan program dari PT Vale ini masyarakat bisa terbantu, petugas kesehatan juga terbantu. Dan ini langka, satu-satunya di Sulawesi Selatan sehingga harus kita dukung bersama, saya yakin banyak orang tertarik," papar Rosmini.
Diketahui, Program UKBM Herbal berlangsung sejak 2016 dan menjadi salah satu program unggulan PPM PT Vale.
Baca Juga : Turunkan Demam Anak dengan Rebusan Lima Daun Herbal Ini
Melalui program ini, masyarakat diberikan pengetahuan mengenai ekologi tanah, herbal dasar, jenis penyakit hingga penanganannya dengan tanaman herbal, pengolahan hasil tanaman berkhasiat obat (TOBAT), kewirausahaan, hingga keterampilan pijat refleksi dan tradisional serta hipnoterapi.
Hingga kini total warga yang mengikuti program tersebut mencapai 323 orang, terdiri 299 perempuan dan 24 laki-laki.
Implementasi dari program UKBM Herbal tersebut yakni hadirnya Panti Sehat yang berlokasi di samping Gallery Kareso Anatowa, Sorowako, Luwu Timur persis di depan Akademi Teknik Sorowako. Masyarakat akan mendapatkan pelayanan berupa konsultasi kesehatan, pijat refleksi, ramuan herbal dalam bentuk simplisia ataupun diseduh, dan juga berbagai minuman herbal kemasan.
Adapun pelatihan UKBM 2022 kali ini dihadiri para peserta terdiri dari tenaga kesehatan yang ada di Puskesmas Nuha dan anggota Himpunan Penggiat Herbal Organik (HIPHO) Sorowako.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News