0%
Selasa, 05 November 2024 07:13

Pilih UJI-SAH, Warga Papan Loe: Kita Butuh Kerja, Bukan Gratisan

Editor : Redaksi
 Pilih UJI-SAH, Warga Papan Loe: Kita Butuh Kerja, Bukan Gratisan
ist

Masyarakat Bantaeng masih banyak menjadi pengangguran. Sehingga ketersediaan lapangan kerja menjadi kebutuhan.

PORTALMEDIA.ID, BANTAENG - Ribuan masyarakat Bantaeng menyambut antusias kampanye Paslon nomor urut 1, M. Fathul Fauzy Nurdin - H. Sahabuddin (UJI-SAH), di Desan Papan Loe, Senin, 4 November 2024.

Dalam kampanye tersebut, Syarifuddin, salah satu tokoh masyarakat menyampaikan aspirasinya.

Baca Juga : Bupati Uji Nurdin Tinjau Proses Kultur Jaringan, Bantaeng Siap Jadi Daerah Penghasil Benih Kentang

Dirinya meyakini, mayoritas masyarakat Bantaeng memilih UJI-SAH. Mengingat, masyarakat saat ini membutuhkan program ketersediaan kerja.

"Masyarakat Bantaeng masih banyak menjadi pengangguran. Sehingga ketersediaan lapangan kerja menjadi kebutuhan," katanya.

"Kita tidak butuh gratis-gratis. Lebih baik punya pekerjaan, hidup kita sejahtera. Sehingga kita bisa membeli barang yang kita mau," ungkapnya.

Baca Juga : Bupati Bantaeng Dorong Produktivitas Petani dengan Bantuan Alsintan dan Bibit Kopi

Dirinya meminta, masyarakat  mengenang kejayaan Bantaeng di era Prof Nurdin Abdullah (NA). Sehingga memilih UJI-SAH merupakan kebaikan bersama untuk kebangkitan Bantaeng.

"Kita sudah rasakan pemimpin setelah bapak Nurdin. Banyak hasil kerjanya tidak terawat. Bantaeng mundur. Sehingga demi kebaikan bersama, kita harus pilih UJI-SAH," tegasnya.

Sementara Uji Nurdin mengatakan, ketersediaan lapangan kerja menjadi program prioritasnya. Mengingat, salah satu cara Prof Nurdin Abdullah mengatasi pengangguran yakni membangun Kawasan Industri.

Baca Juga : Pemkab Bantaeng Sahkan APBD 2026, Bupati Uji Nurdin Beri Apresiasi Peran Anggota Dewan

"Mulai tahun 2025, tidak ada lagi orang luar yang kerja di kawasan industri. Harus betul-betul orang Bantaeng. Ini komitmen kami," ungkapnya.

Dirinya menyakini, masyarakat Bantaeng merupakan pemilih cerdas. Sehingga dirinya yakin, serangan fajar atau pemberian sembako tidak membuat masyarakat berpaling dari nomor 1 UJI-SAH.

"Saatnya kita bersatu. Jangan karena minyak goreng atau lainnya, kita menderita 5 tahun lagi. Saatnya kita kembalikan Bantaeng seperti zaman bapak Prof Nurdin Abdullah," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar