PORTALMEDIA.ID - Presiden ke-7 RI Joko Widodo bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Jakarta pada Minggu (12/1/2025), sehari sebelum Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menjalani pemeriksaan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Jokowi menegaskan bahwa pertemuannya dengan Prabowo tidak membahas politik, melainkan sebatas perbincangan ringan seputar acara resepsi pernikahan.
Pertemuan dua tokoh nasional ini berlangsung di acara pernikahan Sekar Krisnauli Tandjung, putri politikus senior Akbar Tandjung. Sekar, yang menjabat sebagai Ketua DPD II Golkar Kota Solo, menikah dengan Erlangga Marthanegara.
Baca Juga : Hasto Kristiyanto Tekankan Politik Moral dan Penguatan Basis di Konferda PDIP Sulsel
“Iya, bertemu Prabowo. Perbincangan hanya soal mantenan, mantenan Mbak Sekar,” ujar Jokowi saat ditemui di Solo, Senin (13/1/2025).
Jokowi menegaskan bahwa dirinya tidak membahas isu politik dalam pertemuan tersebut. Ia menganggap membicarakan politik di acara pernikahan tidaklah tepat.
“Enggak bicara politik. Di keramaian ya bicara mengenai mantenan,” tegas Jokowi.
Baca Juga : Hasto Kristiyanto Kembali Jabat Sekjen PDIP untuk Periode 2025–2030
Selain Prabowo, Jokowi juga bertemu sejumlah tokoh nasional, termasuk beberapa menteri aktif dan mantan menteri yang turut menghadiri resepsi.
“Kebetulan di mantenan Mbak Sekar bertemu banyak menteri. Di acara mantenan yang lain juga biasanya begitu,” katanya.
Pertemuan ini menarik perhatian karena berlangsung sehari sebelum pemeriksaan Hasto Kristiyanto di Gedung KPK terkait kasus dugaan suap dan perintangan penyidikan.
Baca Juga : Mensesneg Sebut Kasus Hasto dan Tom Lembong Bernuansa Politik
Meski demikian, Jokowi menegaskan bahwa tidak ada pembicaraan terkait urusan politik atau hukum dalam pertemuan tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News