PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Ketua Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat (Pinsar) Indonesia Cabang Sulawesi Selatan (Sulsel), Muh. Yusuf Madamin mengungkapkan harga telur yang ada di pasaran saat ini merupakan harga normal.
Sebab kata dia harga telur sebelumnya membuat peternak merugi."Sebetulnya harga telur sekarang ini bukan mahal, inilah harga yang sebenarnya. Karena peternak baru untung," jelasnya usai FGD bersama Pemprov Sulsel tentang Perkembangan Harga Telur Ayam Ras dan Pakan di Toraja Launge, Kantor Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Jum'at (2/9/2022).
Ia menambahkan bahwa peternak ayam kini masih mencoba untuk membayar utang mereka di tahun-tahun sebelumnya, karena dulunya merugi."Makanya saya bilang peternak itu belum untung sampai sekarang, baru mengembalikan utang," lanjutnya.
Baca Juga : Pemprov Sulsel Optimistis Tuntaskan Sengketa Aset Lahan Daerah pada 2026
"Tahun lalu merugi, karena populasi yang berkurang terus, karena harga telur turun, peternak merugi," tutupnya.
Diketahui harga telur ayam ayam di Sulsel melonjak tajam.Berdasarkan pantauan di sejumlah pasar tradisional di Makassar, Rabu 31 September 2022, harga telur mulai naik.
Harga telur yang sebelumnya Rp.45.000/ rak sekarang menjadi Rp.56.000/rak. Dari pengakuan sejumlah pedangang, kenaikan harga telur sudah berlangsung sejak dua minggu terakhir.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News