0%
Jumat, 24 Januari 2025 15:11

Diduga Laporan Pencurian Ditolak, Penjual Nasi Padang di Makassar Ungkap Oknum Polisi Minta Uang BBM

Editor : Alif
Diduga Laporan Pencurian Ditolak, Penjual Nasi Padang di Makassar Ungkap Oknum Polisi Minta Uang BBM
ist

Kata Putri, laporan itu diduga ditolak oleh polisi dengan alasan ponsel yang dicuri tidak memiliki nomor IMEI resmi.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Viral seorang wanita di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), yang diduga jadi korban pencurian curhat di media sosial usai laporannya di tolak polisi.

Korban diketahui bernama Putri Rahmi (36). Dia diduga jadi korban pencurian di warungnya yang terletak di Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sulsel, belum lama ini.

Atas peristiwa pencurian itu, wanita penjual nasi Padang tersebut langsung mendatangi Mapolsek Tallo guna membuat laporan resmi atas kehilangan tiga buah ponsel miliknya, pada Selasa (21/1/2025).

Baca Juga : Desy Ratnasari Minta Peluang Setara bagi Prajurit Perempuan di Satuan Penerbangan

Bukannya diterima dengan baik, laporan Putri diduga malah ditolak oleh polisi dan bahkan ada oknum polisi meminta uang operasional kepada Putri agar pelaku segera bisa ditangkap.

"Polisi bilang besok saja datang lagi (buat laporan)," ucap Putri dikutip dari media massa yang viral. Kamis (23/1/2025).

Kata Putri, laporan itu diduga ditolak oleh polisi dengan alasan ponsel yang dicuri tidak memiliki nomor IMEI resmi.

Baca Juga : Polri Perluas Direktorat PPA-PPO untuk Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

Padahal, Putri saat itu membawa sejumlah bukti, seperti rekaman kamera pengawas atau CCTV yang memperlihatkan terduga pelaku melintas di sekitar rumahnya, maupun barang bukti berupa payung yang diduga milik pelaku.

Tak hanya itu, salah satu oknum polisi juga diduga meminta uang sebesar Rp 100.000 kepada Putri, alasannya untuk biaya membeli BBM agar pelaku dapat cepat ditangkap.

"Polisi bilang, kasih saja untuk beli bensin anggota, biar dia pergi jemput pelaku," ucap putri dalam keterangannya.

Baca Juga : Minim Sosialisasi, DPR Minta KUHP dan KUHAP Baru Lebih Dikenalkan ke Publik

Menanggapi postingan viral itu, Kasi Humas Polrestabes Makassar, AKP Wahiduddin mengatakan bahwa pihak Propam Polrestabes Makassar telah bergerak melakukan pendalaman.

"Propam Polrestabes sudah turun ke lokasi (Polsek Tallo), mengecek kebenaran (informasi penolakan) itu," kata Wahiduddin dikonfirmasi awak media.

Wahiduddin menyebut, saat ini Propam Polrestabes Makassar sudah melakukan pemeriksaan terhadap Putri soal unggahan viral tersebut.

Baca Juga : Sempat Kabur ke Semak-semak, Pelaku Perampokan Akhirnya Ditangkap Polisi

"Anggota masih memastikan semua fakta yang ada sebelum mengambil langkah lebih lanjut. Masih tahapan klarifikasi," tutup Wahiduddin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer