PORTALMEDIA, ID. MAKASSAR - Aksi demonstrasi menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) kembali dilakukan sejumlah mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Dakwah dan Komunikasi cabang Gowa Raya di ruas Jalan Sultan Alauddin, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), pada Jumat (2/8/2022) siang tadi.
Namun aksi ini seolah tercederai, sebab sejatinya aksi yang mengatasnamakan kepentingan masyarakat, justru diwarnai oleh insiden pemukulan pengguna jalan oleh massa aksi.
Kejadian ini bahkan terekam dalam sebuah video pendek, massa aksi sempat marah pada pengendara motor bahkan sempat terjadi aksi pemukulan.
Baca Juga : Puluhan Mahasiswa HMI Geruduk Kantor Atr/Bpn Makassar, Protes Maraknya Konflik Agraria
Insiden ini juga hampir memicu kericuhan, yang segera dinetralisir oleh petugas dan massa aksi yang lain.
Kejadian bermula, saat salah satu yang diduga merupakan massa aksi melakukan pemukulan terhadap pengendara motor saat menutup ruas jalan.
Pemuda yang mengenakan jaket hijau gelap serta menggunakan helm itu nampak menghampiri pengendara motor yang mengenakan jaket putih.
Baca Juga : Polri Perbarui SOP Pengamanan Demonstrasi Berbasis HAM
Tiba-tiba, pemuda berjaket hijau itu melayangkan bogem mentah ke arah wajah pengendara motor tersebut. Sontak pemukulan ini membuat pengendara ini juga naik pitam. Melihat hal ini, pihak kepolisian sigap melerai hal tersebut.
Salah satu pria yang diduga merupakan anggota polisi nampak merangkul pemuda berjaket hijau itu menjauh dari sang pengendara yang telah dipukulnya.
Beberapa warga pun juga nampak melontarkan kata-kata terhadap sejumlah peserta aksi.
Baca Juga : Mahasiswa Makassar Kritik Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Soroti Program Makan Bergizi Gratis
"Woi masyarakat kau pukul itu, masyarakat itu," kata salah satu pria berbaju hitam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

