0%
Selasa, 28 Januari 2025 17:02

Ribuan Warga Palestina Kembali ke Gaza Utara, Hamas Sebut sebagai Kemenangan Rakyat

Editor : Alif
Ribuan Warga Palestina Kembali ke Gaza Utara, Hamas Sebut sebagai Kemenangan Rakyat
ist

Al-Rishq menambahkan, momen ini menunjukkan kegagalan Israel dalam mencapai tujuan agresifnya untuk menggusur warga Palestina dan melemahkan tekad mereka.

PORTALMEDIA.ID – Ribuan warga Palestina yang sebelumnya mengungsi akibat serangan Israel mulai kembali ke rumah mereka di Jalur Gaza utara pada Senin (27/1/2025).

Ini merupakan pertama kalinya mereka kembali sejak invasi Israel yang dimulai pada Oktober 2023.

Hamas menyebut kembalinya para pengungsi ini sebagai kemenangan rakyat Palestina atas kegagalan rencana Israel untuk mengusir penduduk dari wilayah tersebut.

Baca Juga : Presiden Prancis Desak Inggris Akui Kedaulatan Palestina

"Kembalinya para pengungsi adalah kemenangan bagi rakyat kami dan sebuah deklarasi kegagalan dan kekalahan pendudukan (Israel) serta rencana pengusirannya," ujar pemimpin senior Hamas, Izzat al-Rishq, dalam pernyataan yang dikutip dari Anadolu.

Al-Rishq menambahkan, momen ini menunjukkan kegagalan Israel dalam mencapai tujuan agresifnya untuk menggusur warga Palestina dan melemahkan tekad mereka.

Ia juga menyerukan agar bantuan kemanusiaan segera ditingkatkan ke seluruh wilayah Gaza yang telah menjadi zona operasi militer sejak Oktober 2023.

Baca Juga : Pakistan Peringatkan Soal Senjata Nuklir, Tegaskan Dukungan ke Iran Tanpa Ancam Israel

Sejak konflik memuncak pada 7 Oktober 2023, serangan Israel di Gaza telah menewaskan lebih dari 47.000 orang dan menyebabkan mayoritas penduduk mengungsi.

Situasi ini semakin diperburuk oleh kerusakan infrastruktur dan blokade yang menyulitkan pengiriman bantuan.

Puluhan ribu warga Palestina kini kembali ke rumah mereka sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas yang mulai berlaku pada 19 Januari 2025.

Baca Juga : Haedar Nashir Dukung Rencana Prabowo Evakuasi Warga Palestina, Asal Tidak Permanen

Tentara Israel telah membuka jalur akses melalui Koridor Netzarim dan Jalan Al-Rashid di pesisir Gaza untuk memfasilitasi kepulangan warga.

Perkembangan ini terjadi setelah mediasi internasional, termasuk oleh Qatar, yang berhasil membuat Hamas dan Israel menyetujui gencatan senjata.

Sebagai bagian dari kesepakatan, Hamas membebaskan beberapa tawanan perempuan Israel, termasuk Arbel Yehud, dengan imbalan pembebasan 200 tahanan Palestina oleh Israel.

Baca Juga : Fatwa Ulama Dunia Serukan Jihad Melawan Israel, Desak Negara Muslim Ambil Tindakan Tegas

Pada Sabtu (25/1/2025), Hamas juga membebaskan empat tentara perempuan Israel dalam kesepakatan lebih lanjut, menandai langkah penting menuju pengurangan eskalasi konflik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar