PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR – Rencana pembangunan stadion baru di Untia mulai memasuki tahap awal dengan alokasi anggaran pertama sebesar Rp70 miliar. Anggaran ini akan digunakan untuk proses perataan dan penimbunan lahan sebelum stadion dapat dirancang lebih lanjut.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengungkapkan bahwa pendanaan proyek ini bisa menggunakan skema kombinasi antara anggaran pemerintah dan investasi pihak ketiga.
Ia menegaskan bahwa pembangunan stadion harus berjalan optimal tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sepenuhnya.
Baca Juga : Lewat Forum Indonesia on the Move, Munafri Siapkan Sistem Transportasi Terpadu dan Rendah Emisi
"Ada dua pilihan, bisa kombinasi atau sepenuhnya dari pihak ketiga. Kalau ada investor yang bersedia membiayai keseluruhan, tentu akan lebih bagus," kata Munafri, Minggu (9/3/2025).
Ia menambahkan bahwa tahap awal pembangunan ini membutuhkan perataan dan penimbunan lahan, yang diperkirakan memerlukan biaya sebesar Rp70 miliar. Angka ini didasarkan pada perhitungan awal yang akan dikaji kembali untuk memastikan efisiensi penggunaan anggaran.
"Kurang lebih Rp70 miliar. Ini pernah dihitung, tapi kami akan lakukan perhitungan ulang untuk memastikan mana yang perlu pengerjaan lebih lanjut," jelasnya.
Baca Juga : Menjelang Setahun Kepemimpinan MULIA, Makassar Raih UHC Award 2026
Jika tahap awal ini selesai, Pemkot Makassar akan lebih leluasa dalam menarik minat investor untuk membiayai tahap berikutnya.
Munafri menegaskan bahwa konsep desain dan estimasi biaya keseluruhan stadion akan disiapkan lebih awal sebagai bagian dari strategi pemasaran kepada calon mitra pembangunan.
Selain aspek finansial, Pemkot juga mempercepat penyelesaian aspek teknis dan legalitas proyek. Dinas Pertanahan telah ditugaskan untuk memastikan ukuran dan batas wilayah stadion, sementara Bagian Hukum dan Aset menangani status kepemilikan lahan.
Baca Juga : Kunjungi Kantor Kemenlu, Wali Kota Munafri Perkuat Diplomasi Pariwisata dan Maritim Lewat Kolaborasi
"Setelah data ukuran dan legalitasnya siap, saya akan serahkan ke Pak Iwan untuk dianalisis lebih lanjut," ujar Munafri.
Dalam proyek ini, Pemkot Makassar menggandeng Direktur Jakarta Propertindo (Jakpro), Iwan Takwin, yang sebelumnya terlibat dalam pembangunan Jakarta International Stadium (JIS).
Menurut Iwan, selain faktor teknis, stadion ini juga harus dirancang dengan mempertimbangkan aksesibilitas serta potensi ekonomi di sekitarnya.
Baca Juga : Pengamat Nilai Ketegasan Munafri Tertibkan Parkir Liar hingga PKL Sangat Tepat Menata Makassar
"Lahan ini cukup luas dan memungkinkan untuk dibangun stadion. Namun, yang juga penting adalah bagaimana stadion ini bisa memberikan dampak ekonomi bagi Makassar," kata Iwan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News