0%
Senin, 24 Maret 2025 18:49

Viral Bocah Dituduh Mencuri, Hingga Ditendang Terlempar ke Sawah

Editor : Alif
Viral Bocah Dituduh Mencuri, Hingga Ditendang Terlempar ke Sawah
ist

Korban hanya bisa mengangis dan merintih kesakitan.

PORTALMEDIA.ID, TAKALAR - Beredar viral aksi penganiayaan terhadap seorang bocah 11 tahun berinisial MY. Penganiayaan dilakukan oleh beberapa pemuda, bahkan korban ditendang hingga jatuh ke sawah.

Diketahui peristiwa itu terjadi di Desa Tarembang, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar, Sulsel, pada Minggu (23/3/2025). Pelaku penganiayaan diduga tetangga korban sendiri.

Dalam video berdurasi 48 detik itu, terlihat empat remaja membawa korban. Salah satu pelaku, yang mengenakan sweater merah, memukul dan menendang korban, sementara remaja lain berbaju hijau dan bercelana pendek hitam ikut melakukan penganiayaan.

Baca Juga : Gelar Konferensi Pers, Polda Metro Jaya Beberkan Alasan Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa

Korban hanya bisa mengangis dan merintih kesakitan. Melihat itu pelaku malah terus melakukan aksinya, bahkan menendang korban hingga terlempar ke sawah.

Menurut keterangan ibu korban, DN mengungkapkan bahwa pihak keluarga korban baru mengetahui kejadian tersebut setelah video penganiayaan itu menyebar luas di media sosial.

Pemicu penganiayaan juga masalah sepele, korban diduga dituduh oleh para pelaku telah melakukan pencurian minuman kemasan.

Baca Juga : Desy Ratnasari Minta Peluang Setara bagi Prajurit Perempuan di Satuan Penerbangan

"Saya sangat sedih dan tidak terima anak saya diperlakukan seperti ini. Dia pulang dalam keadaan luka-luka dan ketakutan. Saya baru tahu setelah videonya viral. Mereka menuduh anak saya mencuri, tapi apakah harus sampai seperti ini?," ucap Diana, Senin (24/3/2025).

Diana menuturkan jika anaknya dituduh mencuri minuman kemasan merek pop ice milik ibu salah satu pelaku.

"Dituduh curi Pop Ice, makanya pelaku tidak terima, padahal ibunya pelaku suruh kerumah untuk ganti rugi, tapi ini pelaku justru dia bawa anak saya lalu di pukul," ungkap Diana.

Baca Juga : Polri Perluas Direktorat PPA-PPO untuk Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

"Waktu saya tanya anak saya, dia tidak mencuri pop ice, justru anak penjual pop ice itu yang ambil barang dagangannya lalu panggil anak saya untuk meminum pop ice bersama," tambahnya.

Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka lebam di wajah dan tubuhnya serta mengalami trauma berat.

"Sakit semua badannya, wajannya ada luka lebam dan bekas cakaran. Punggungnya terasa sakit karena bekas tendangan."tutur DN.

Baca Juga : Minim Sosialisasi, DPR Minta KUHP dan KUHAP Baru Lebih Dikenalkan ke Publik

Kasus ini telah dilaporkan ke pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti. DN berharap para pelaku segera diproses hukum agar kejadian serupa tidak terulang lagi.

"Saya hanya ingin keadilan untuk anak saya. Dia masih kecil kelas 5 sd, masih trauma. Saya ingin pelaku dihukum agar ini jadi pelajaran bagi semua," tutup DN.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer