0%
Jumat, 28 Maret 2025 19:15

Rutan Makassar Cetak Hafiz dari Balik Jeruji, Ikuti Program One Day One Ayat

Editor : Alif
Rutan Makassar Cetak Hafiz dari Balik Jeruji, Ikuti Program One Day One Ayat
ist

Sebanyak 20 warga binaan yang tergabung dalam pengurus Masjid Nurul Iman di Rutan Kelas I Makassar turut serta dalam program ini.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR – Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Makassar kembali menghadirkan inovasi dalam pembinaan keagamaan bagi warga binaan.

Kali ini, mereka meluncurkan program bertajuk Menggali Potensi Kognitif Warga Binaan dalam Menghafal Al-Qur’an melalui Metode One Day One Ayat.

Program tersebut merupakan hasil kerja sama antara Rutan Kelas I Makassar dengan mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Negeri Makassar (UNM).

Baca Juga : Desy Ratnasari Minta Peluang Setara bagi Prajurit Perempuan di Satuan Penerbangan

Tujuannya adalah untuk mengasah daya ingat dan daya pikir warga binaan dalam menghafal Al-Qur’an.

Sebanyak 20 warga binaan yang tergabung dalam pengurus Masjid Nurul Iman di Rutan Kelas I Makassar turut serta dalam program ini.

Mereka juga berperan sebagai pengajar Dirosa, program pendidikan Al-Qur’an bagi warga binaan yang belum bisa membaca dan menulis huruf Arab yang dilaksanakan di setiap blok hunian.

Baca Juga : Polri Perluas Direktorat PPA-PPO untuk Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

Kepala Rutan Kelas I Makassar, Jayadikusumah mengatakan, program ini akan terus berlanjut dan melibatkan lebih banyak warga binaan.

"Insyaallah kegiatan ini berkelanjutan karena mahasiswa magang dari Fakultas Psikologi UNM akan berada di sini selama enam bulan. Kami akan terus merekrut warga binaan lain untuk ikut serta,” katanya.

Ia berharap, program ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi peserta, sehingga mereka memiliki bekal yang lebih baik setelah bebas nanti.

Baca Juga : Minim Sosialisasi, DPR Minta KUHP dan KUHAP Baru Lebih Dikenalkan ke Publik

“Mudah-mudahan ini bermanfaat bagi mereka. Setidaknya, setelah keluar nanti, ada perubahan dalam diri mereka, dari yang sebelumnya tidak tahu menjadi tahu,” tambahnya.

Selain One Day One Ayat, Rutan Kelas I Makassar juga telah menjalankan program pendidikan Al-Qur’an bagi warga binaan melalui Dirosa.

Selama bulan ramadan, berbagai kegiatan keagamaan turut digelar, seperti pesantren kilat, kajian Ramadan, tadarus, serta pelaksanaan salat tarawih berjamaah.

Baca Juga : Sempat Kabur ke Semak-semak, Pelaku Perampokan Akhirnya Ditangkap Polisi

Bahkan, beberapa warga binaan kerap menjadi imam ketika tidak ada ustaz yang datang.

Semwntara itu, Kepala Sub Seksi Bantuan Hukum dan Penyuluhan Rutan Makassar, Abd. Jalil, menyebut, program tahfiz ini dilaksanakan secara rutin setiap hari menjelang berbuka puasa.

“Untuk program tahfidz One Day One Ayat ini rutin dilakukan setiap hari jelang berbuka puasa,” bebernya.

Baca Juga : Pura-pura Belanja, Dua Emak-emak Gasak Dua Lusin Pakaian di Butik Makassar

Salah satu mahasiswa Fakultas Psikologi UNM, Nur Lathifah Dzakiyyah Aqilah mengungkapkan, metode hafalan yang diterapkan dalam program ini menggunakan pendekatan suara dan penglihatan.

“Dalam kesempatan ini, warga binaan diperdengarkan ayat terakhir Surah Al-Baqarah, diputar sebanyak tiga kali. Selanjutnya, ayat tersebut ditulis di atas kertas dan dibaca berulang sebanyak 10 hingga 20 kali. Dari situ, kami bisa mengidentifikasi apakah mereka lebih mudah menghafal lewat pendengaran atau penglihatan,” tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer