PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR – Meski Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan meniadakan open house Idulfitri, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memastikan tetap menggelar acara tersebut bagi masyarakat.
Munafri menegaskan bahwa open house adalah bentuk silaturahmi sekaligus pelayanan kepada warga. Namun, untuk memastikan efektivitasnya, durasi acara akan dibatasi.
"Kita tetap adakan, karena ini momen kebersamaan dengan masyarakat. Hanya saja, waktunya kita atur agar lebih efektif dan tidak berlangsung seharian penuh," ujar Munafri.
Baca Juga : Lewat Forum Indonesia on the Move, Munafri Siapkan Sistem Transportasi Terpadu dan Rendah Emisi
Acara ini akan berlangsung di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar di Jalan H.I.A. Saleh Dg. Tompo No.33, Losari, Kecamatan Ujung Pandang. Masyarakat dipersilakan hadir untuk bersilaturahmi, tetapi dengan pembatasan waktu.
"Kita harus menyesuaikan dengan agenda lain, termasuk silaturahmi bersama Forkopimda Kota dan Provinsi," tambahnya.
Rencananya, open house akan digelar selama dua hari dengan jadwal yang lebih fleksibel, sehingga masyarakat tetap memiliki kesempatan untuk hadir.
Baca Juga : Menjelang Setahun Kepemimpinan MULIA, Makassar Raih UHC Award 2026
"Yang jelas, Pemkot Makassar tetap mengadakan open house. Dua hari ini sudah cukup untuk bersilaturahmi," tegas Munafri.
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, memutuskan untuk tidak mengadakan open house tahun ini. Ia mengimbau masyarakat untuk lebih memanfaatkan waktu Lebaran bersama keluarga.
"Kami ingin memberikan kesempatan bagi masyarakat dan ASN untuk lebih banyak bersama keluarga. Selain itu, ini juga bagian dari efisiensi anggaran," ujar Andi Sudirman.
Baca Juga : Kunjungi Kantor Kemenlu, Wali Kota Munafri Perkuat Diplomasi Pariwisata dan Maritim Lewat Kolaborasi
Meskipun kebijakan berbeda diambil antara Pemkot dan Pemprov, Munafri menegaskan bahwa silaturahmi tetap menjadi prioritas dalam merayakan Idulfitri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News