PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR -- Manajemen Taman Safari Indonesia (TSI) akhirnya buka suara perihal informasi yang beredar di media sosial yang menyeret nama kebun binatang terbesar di Indonesia itu dengan kisah kelam mantan pemain sirkus Oriental Circus Indonesia (OCI).
Kabar ini mencuat setelah sejumlah perempuan mantan pemain sirkus OCI mengungkapkan pengalaman pahit mereka selama bertahun-tahun berkarir di dunia sirkus yang beratraksi di berbagai tempat, termasuk di TSI.
Pengungkapan ini langsung menarik perhatian publik, tak sedikit dari pengguna media sosial menyerukan aksi boikot terhadap TSI.
Menanggapi isu tersebut, manajemen Taman Safari Indonesia melalui pernyataan tertulis menegaskan bahwa TSI tidak ada kaitannya dengan OCI.
"Taman Safari Indonesia bergerak di bidang konservasi satwa dan taman rekreasi edukatif untuk umum, sementara OCI merupakan kelompok sirkus yang melakukan pertunjukan berpindah-pindah," jelas manajemen, Sabtu (19/4).
Pernyataan tersebut juga menanggapi sisi gelap kehidupan para pemain sirkus yang mengalami kekerasan fisik, eksploitasi, hingga perlakuan tidak manusiawi.
"Seluruh pemain OCI bukan karyawan Taman Safari Indonesia dan karyawan Taman Safari Indonesia bukan karyawan OCI," tegas manajemen Taman Safari Indonesia.
Taman Safari Indonesia menekankan bahwa mereka tidak membenarkan segala bentuk kekerasan dan eksploitasi, serta menjunjung tinggi penegakan HAM.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News