0%
Selasa, 22 April 2025 14:15

Haedar Nashir Dukung Rencana Prabowo Evakuasi Warga Palestina, Asal Tidak Permanen

Editor : Alif
Haedar Nashir Dukung Rencana Prabowo Evakuasi Warga Palestina, Asal Tidak Permanen
ist

Namun, ia menekankan bahwa langkah tersebut harus bersifat sementara dan tidak permanen.

PORTALMEDIA.ID – Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, menyatakan dukungannya terhadap rencana Presiden RI Prabowo Subianto yang akan mengevakuasi 1.000 warga Palestina dari Gaza ke Indonesia.

Namun, ia menekankan bahwa langkah tersebut harus bersifat sementara dan tidak permanen.

“Muhammadiyah mendukung sepanjang tidak menimbulkan kontroversi, tidak permanen, dan tidak mengarah pada konsep seperti yang pernah diusulkan Presiden Trump,” kata Haedar di Kantor PP Muhammadiyah, Yogyakarta, Selasa (22/4/2025).

Baca Juga : Muhammadiyah Ajak Masyarakat Sambut 2026 dengan Empati

Haedar menjelaskan, Muhammadiyah memahami rencana evakuasi ini bertujuan kemanusiaan, terutama untuk memberikan perlindungan dan layanan kesehatan bagi korban konflik, termasuk kemungkinan pemberian akses pendidikan.

“Evakuasi itu dimaknai sebagai langkah sementara. Mereka yang sakit bisa diobati, yang membutuhkan perlindungan bisa dibantu, bahkan yang ingin belajar bisa disekolahkan. Namun, pada saat yang tepat mereka harus kembali ke tanah airnya, Palestina,” jelasnya.

Meski mendukung langkah kemanusiaan tersebut, Haedar menegaskan bahwa jalur diplomatik dan politik tetap harus menjadi prioritas utama dalam perjuangan mendukung kemerdekaan Palestina.

Baca Juga : Pimpinan Aisyiyah Ingatkan Bahaya Nikah Siri bagi Keluarga

“Indonesia selama ini punya posisi politik yang jelas dan tegas dalam mendukung Palestina. Sikap itu harus terus dijaga dan menjadi landasan utama, meski pemerintahan berganti,” ujar Haedar.

Muhammadiyah, lanjutnya, selama ini aktif mendukung Palestina dengan mengirimkan tim medis, menyediakan beasiswa pendidikan, hingga membangun fasilitas pendidikan di wilayah pengungsian seperti Beirut.

Ia juga mengimbau semua pihak untuk saling menghargai berbagai pendekatan dalam membantu Palestina dan menghindari perpecahan di antara sesama pendukung kemerdekaan rakyat Palestina.

Baca Juga : PP Muhammadiyah Galang Dana Tiga Pekan untuk Bantu Penyintas Bencana

“Kita harus menghindari saling menyalahkan. Perbedaan pendekatan jangan membuat kita terpecah, tapi justru bisa menjadi kekuatan dalam memperjuangkan hak-hak rakyat Palestina,” tambahnya.

Haedar memastikan Muhammadiyah siap berkolaborasi dengan pemerintah dan elemen masyarakat lainnya untuk memastikan misi kemanusiaan ini berjalan dengan baik, tetap dalam semangat politik luar negeri yang bebas aktif.

“Semua langkah harus dibingkai dengan semangat kemanusiaan dan prinsip politik luar negeri kita. Pemerintah tetap harus proaktif dalam mencari solusi jangka panjang,” tegasnya.

Baca Juga : Muhammadiyah Luncurkan Varietas Padi Unggul "Mentari" di Jambore Nasional JATAM

Sebelumnya, Presiden Prabowo mengunjungi lima negara di Timur Tengah—UEA, Turki, Mesir, Qatar, dan Yordania—untuk menjajaki dukungan terhadap rencana evakuasi tersebut.

Prabowo menegaskan bahwa Indonesia akan menjalankan evakuasi hanya jika mendapat persetujuan dari seluruh pihak terkait yang terlibat dalam penanganan krisis Gaza.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar