0%
Jumat, 09 Mei 2025 13:20

Mahasiswa PPDGS FKG Unhas Tewas di Kontrakan, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

Editor : Agung
ILUSTRASI
ILUSTRASI

Ismawan diketahui merupakan mahasiswa semester tiga yang mengambil spesialis konservasi gigi.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR – Seorang mahasiswa Program Pendidikan Dokter Gigi Spesialis (PPDGS) Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Ismawan Hajwan, ditemukan tewas di rumah kontrakannya pada Kamis (8/5/2025) siang.

Peristiwa tersebut menghebohkan warga di kawasan Kompleks Nusa Harapan Permai, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Ismawan diketahui merupakan mahasiswa semester tiga yang mengambil spesialis konservasi gigi. Ia berasal dari Belopa, Kabupaten Luwu, Sulsel.

Baca Juga : Dana Pinjol Rp450 Miliar Mengalir ke Mahasiswa

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Devi Sujana, menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah melakukan penyelidikan atas kasus ini.

Jenazah korban telah dibawa ke RS Bhayangkara untuk divisum, dan olah tempat kejadian perkara dilakukan oleh tim identifikasi (Inafis).

“Lidik (penyelidikan) sudah pasti. Saat ini, jenazah sudah divisum di RS Bhayangkara. Olah TKP juga sudah dilakukan oleh tim identifikasi,” kata AKBP Devi kepada wartawan, Jumat (9/5/2025).

Baca Juga : Mahasiswi Indonesia di Sydney Tewas Tertimpa Pohon

Sejumlah saksi, termasuk keluarga dan rekan-rekan korban, telah dimintai keterangan oleh pihak kepolisian. Mereka adalah orang-orang yang pertama kali menemukan korban dan yang terakhir kali berinteraksi dengannya.

Sementara itu, Kabid Humas Kantor Sekretariat Rektor Unhas, Ishaq Rahman, mengungkapkan bahwa kematian Ismawan pertama kali diketahui setelah ia tidak hadir di tempat tugas sebagai dokter residen di RSGM Kandea.

“Teman seangkatan almarhum merasa heran karena almarhum yang sedang menjadi dokter residen di RSGM Kandea belum hadir. Tidak pernah almarhum terlambat,” ungkap Ishaq.

Baca Juga : Mudahkan Mobilisasi Pemilih, KPU Sulsel Siapkan DPTb di Setiap Kampus

Dua rekan korban kemudian mendatangi kontrakannya. Setelah tidak mendapat jawaban dan mendengar suara dering telepon dari dalam rumah, mereka memutuskan mendobrak pintu. Korban ditemukan telah meninggal dunia dalam posisi duduk di kursi ruang tamu.

“Di atas meja samping almarhum ditemukan beberapa obat yang biasa dikonsumsi oleh penderita jantung, hipertensi, dan kolesterol. Saat diperiksa, obat jantung tersebut telah dikonsumsi sebanyak dua butir,” jelas Ishaq.

Hingga kini, pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kematian korban dan belum menyimpulkan adanya unsur tindak kriminal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer