0%
Kamis, 22 Mei 2025 15:16

Seleksi Kepala Sekolah Rakyat Masuki Tahap Wawancara, Hanya 60 Kandidat Akan Terpilih

Editor : Alif
Seleksi Kepala Sekolah Rakyat Masuki Tahap Wawancara, Hanya 60 Kandidat Akan Terpilih
ist

Penentuan akhir siapa yang akan lolos tidak hanya berdasarkan hasil wawancara, tetapi juga akan melibatkan masukan dari para menteri yang terlibat dalam program ini.

PORTALMEDIA.ID – Ketua Tim Formatur Sekolah Rakyat, Prof. M. Nuh, mengumumkan bahwa proses seleksi calon kepala sekolah untuk program Sekolah Rakyat telah memasuki tahap wawancara.

Dari sekitar 600 pelamar yang mendaftar, sebanyak 190 kandidat dinyatakan lolos seleksi awal dan kini mengikuti proses wawancara daring.

“Dari 190-an peserta yang kami wawancarai, nantinya akan disaring kembali menjadi sekitar 60 orang yang akan ditetapkan sebagai kepala sekolah Sekolah Rakyat,” ujar M. Nuh dalam keterangannya, Kamis (22/5/2025).

Baca Juga : Blak-blakan di Hari Lahir Pancasila, Presiden Prabowo Siap Hadapi Perlawanan Kelompok Koruptor

Ia menjelaskan, proses wawancara dilakukan secara virtual karena para peserta tersebar dari berbagai daerah di Indonesia. Penentuan akhir siapa yang akan lolos tidak hanya berdasarkan hasil wawancara, tetapi juga akan melibatkan masukan dari para menteri yang terlibat dalam program ini.

“Karena jumlah kandidat yang diwawancarai jauh lebih banyak daripada kuota yang tersedia, tentu ada yang tidak akan lolos,” tambahnya.

Mereka yang terpilih sebagai kepala sekolah nantinya akan menjalani pelatihan intensif. Setelah itu, para kandidat akan mengikuti program magang di sekolah-sekolah yang dianggap representatif terhadap konsep Sekolah Rakyat.

Baca Juga : Pemerintah Siapkan 27 Ribu Koperasi Desa Merah Putih Mulai Beroperasi

“Barulah setelah magang, mereka dilibatkan dalam pelatihan untuk calon guru yang akan kita rekrut,” kata Nuh.

Ia menambahkan bahwa selain syarat administrasi—yakni minimal pendidikan sarjana—calon kepala sekolah juga harus memenuhi tiga kompetensi utama. Pertama, memiliki empati sosial yang tinggi karena akan memimpin sekolah yang menyasar anak-anak dari kelompok rentan.

Kedua, mereka harus mampu menjadi motivator andal yang bisa menumbuhkan kepercayaan diri dan semangat juang para siswa.

Baca Juga : Prabowo Gandeng Kampus Inggris, Indonesia Akan Bangun 10 Universitas Baru

“Harus bisa membangkitkan self-confidence anak-anak, jadi semacam pelatih jiwa yang tangguh,” jelas Nuh.

Ketiga, calon kepala sekolah diharapkan memiliki wawasan luas untuk menghadirkan pembelajaran yang relevan dan transformatif.

Program Sekolah Rakyat ini dirancang sebagai terobosan pendidikan alternatif yang inklusif, dengan pendekatan yang mengedepankan nilai kemanusiaan, pengembangan potensi, dan pendampingan personal terhadap siswa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer