0%
Minggu, 11 September 2022 22:44

Terbukti Tekan Harga Pasar, Polsek Taka Bonerate Kembali Ajak Masyarakat Kayuadi Tanam Hortikultura

Editor : Rasdiyanah
Penanaman berbagai jenis holtikultura di Taka Bonerate yang diinisiasi oleh Polsek Taka Bonerate. Foto: dok
Penanaman berbagai jenis holtikultura di Taka Bonerate yang diinisiasi oleh Polsek Taka Bonerate. Foto: dok

Polsek Takabonerate mengajak masyarakat dan milenial desa Kayuadi untuk menaman berbagai jenis tanaman holtikultura. Hal ini terbukti bisa menekan harga pasar akan kebutuhan sayur-mayur desa Kayuadi.

PORTALMEDIA.ID, TAKA BONERATE - Pada hari Sabtu (10/9/2022) kembali Poktan millenial Kayuadi binaan Polsek Taka Bonerate melaksanakan penanaman tanaman hortikultura jenis Tomat, kacang panjang, timun pare dan sawi, di lahan pak Saruddin di dusun bontoliopang desa kayuadi kecamatan Taka Bonerate.

Kades Kayuadi Akbal Billo menyampaikan harapannya kepada anggota kelompok tani millenial dan masyarakat desa Kayuadi agar memanfaatkan lahan dengan baik dengan menanam sayuran guna memenuhi kebutuhan masyarakat pulau Kayuadi dan pulau-pulau yang ada di wilayah kecamatan Taka Bonerate.

Akbar menyebutkan, selama ini sayuran didatangkan dari kabupaten Bantaeng dan Bulukumba sehingga harga tinggi. 

" Kalau masyarakat sungguh sungguh dalam mengembangkan tanaman hortikultura yang menjadi kebutuhan masyarakat kami pemerintah desa akan memasukkan dalam anggaran desa untuk sarana dan prasarananya, di samping itu, kami juga akan berusaha meminta anggaran kabupaten," ujar Akbar dalam keteranganyya, Minggu (11/9/2022). 

Kapolsek Taka Bonerate Ipda Hasan mengatakan keprihatinannya terhadap kondisi masyarakat yang membutuhkan sayuran segar dan harga terjangkau, sehingga Ia memulai mengelola lahan di samping tempat tinggalnya untuk ditanami berbagai bagai sayuran.

"Melihat hasil yang dicapai cukup memuaskan, kami kemudian membuat inovasi kebun kamtibmas dan berinisiatif membentuk kelompok tani untuk dibina dalam menanam sayuran di pulau Kayuadi," ujarnya. 

sebelum memproduksi holtikultura yang dikelola, diketahui harga sayuran khususnya tomat cukup tinggi yakni tiga biji dengan harga lima ribu rupiah atau dalam satu kilo berkisar tiga puluh ribu rupiah dan sekarang harga tomat turun menjadi 15.000/kg.

Ia juga menambahkan bahwa hasil dari kebun yang dikelola bersama anggota kelompok tani binaannya sudah mengirim ke kecamatan pasi Marannu, Pasilambena dan benteng.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar